KETIK, SURABAYA – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi tuan rumah Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (AFE-LPTK) Indonesia dan One Lecturer One Scopus (OLOS) 2026 yang berlangsung di Hotel Mövenpick Surabaya pada Kamis, 23 Juli 2026 hingga Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti delegasi dari 12 perguruan tinggi negeri eks-LPTK di Indonesia. Sebanyak 30 peserta kongres yang terdiri atas pimpinan dan pengurus AFE-LPTK serta 148 dosen peserta OLOS hadir dalam forum yang bertujuan memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah internasional, serta menyusun kepengurusan AFE-LPTK periode 2026–2029.
Dekan FEB Unesa, Prof. Dr. Anang Kistyanto, S.Sos., M.Si., mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada FEB Unesa sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak lagi dapat berkembang secara mandiri tanpa kolaborasi yang kuat dengan institusi lain.
"Era kompetisi telah berubah menjadi era kolaborasi. Tidak ada lagi perguruan tinggi yang mampu tumbuh besar jika berjalan sendirian," ujar Anang dalam sambutannya.
Baca Juga:
Lihat Penyambungan Pipa Janggal? PAM Surya Sembada Imbau Warga Segera LaporIa menambahkan, tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan riset, inovasi, publikasi internasional, dan kerja sama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Anang berharap semangat One Lecturer One Scopus dapat melahirkan penelitian berkualitas dan memperkuat reputasi akademik Indonesia di tingkat global.
Sementara itu, Ketua AFE-LPTK Indonesia, Prof. Dr. Amir Mahmud, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan sambutan secara daring, menyebut OLOS sebagai bentuk sinergi nyata yang difasilitasi AFE-LPTK agar para dosen dapat berkolaborasi menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Baca Juga:
Pelanggan Perak Barat Kooperatif Selesaikan Tagihan, Meter Air Langsung Terpasang KembaliIa juga menegaskan bahwa kongres menjadi agenda penting untuk menyusun kepengurusan AFE-LPTK periode 2026–2029.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Rektor Unesa dan Dekan FEB Unesa atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini," kata Amir.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Rektor III Unesa, Dr. Bambang Sigit Widodo, M.Pd. Dalam sambutannya, Bambang kembali menekankan pentingnya mengedepankan kolaborasi dibanding kompetisi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.
Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi saat ini tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga produktivitas publikasi ilmiah yang mampu memperluas diseminasi ilmu pengetahuan.
Ia berharap OLOS dapat menjadi program berkelanjutan yang meningkatkan jumlah artikel bereputasi internasional serta memperluas kolaborasi akademik di lingkungan Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
Rangkaian kegiatan OLOS 2026 meliputi registrasi peserta, pembukaan kongres, coaching clinic penulisan artikel ilmiah, diskusi panel, finalisasi naskah, hingga proses submit artikel ke jurnal bereputasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Prof. Ferry Jie, Ph.D. dari Edith Cowan University, Australia, serta Prof. Muhammad Hasan dari Universitas Negeri Makassar.
Adapun 12 perguruan tinggi anggota AFE-LPTK yang hadir meliputi Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Manado, dan Universitas Pendidikan Ganesha.(*)