KETIK, JAKARTA – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Wakil Sekretaris 1 Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur Kiagus Firdaus mengajak seluruh insan Pramuka untuk terus menjaga semangat pengabdian di tengah perkembangan zaman.
Kia, sapaan akrabnya menegaskan, semangat Pramuka harus terus menyala sebagaimana pesan Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX, yakni “jangan warisi abunya, tapi warisi apinya”.
“Artinya, semangat harus terus dinyalakan dalam diri setiap insan Pramuka Indonesia. Jangan sampai nilai-nilai perjuangan dan pengabdian Pramuka berhenti, tetapi harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Kia, Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting sebagai benteng pembentukan karakter bangsa. Karena itu, keberadaan kader-kader Pramuka harus terus didukung agar mampu menghadapi berbagai tantangan masa kini.
“Pramuka harus menjadi benteng karakter dan harus disambut dengan baik oleh para kader Pramuka kita. Nilai kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial harus tetap menjadi pegangan,” katanya.
Baca Juga:
Bupati Situbondo Kukuhkan Paskibraka, Upacara Dialihkan ke Alun-Alun BesukiDi tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kiagus mendorong insan Pramuka untuk mampu beradaptasi dengan dunia digital. Menurutnya, kemajuan teknologi bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai mitra dalam menciptakan inovasi.
“Dengan berkembangnya inovasi teknologi, kita memasuki dunia digital. Jangan dilawan, tetapi jadikan inovasi dan teknologi sebagai partner dalam melahirkan gagasan-gagasan fresh yang kekinian tanpa meninggalkan nilai-nilai kepramukaan,” jelasnya.
Ia berharap momentum Hari Pramuka ke-65 menjadi pengingat bagi seluruh anggota Pramuka untuk terus bergerak, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.
“Pramuka harus tetap relevan dengan perkembangan zaman, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya,” pungkas Kia. (*)