KETIK, LOMBOK TENGAH – Penyelenggaraan MotoGP Mandalika sejak 2022 hingga 2026 ternyata tidak lepas dari peran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Terutama dalam mengkoordinasikan pembiayaan hosting fee atau biaya penyelenggaraan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) turut membiayai hosting fee MotoGP Mandalika pada 2022 dan 2023.

Saat itu, Airlangga Hartarto menjabat sebagai Ketua Komite PCPEN, sementara Susiwijono bertugas sebagai sekretaris eksekutif.

“(Tahun) 2022, 2023 memang kami ambilkan bayar hosting fee-nya pakai dananya Komite PCPEN,” ujarnya saat ditemui di sela-sela penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Setelah dua tahun pertama, skema pembiayaan MotoGP Mandalika mengalami penyesuaian. Pada 2024, pembiayaan melibatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca Juga:
Berkemeja dan Bertopi Putih di Sirkuit Mandalika, Jokowi Tersenyum Ditanya Pembalap MotoGP Jagoannya

Sementara itu, untuk penyelenggaraan 2026, pemerintah mengupayakan pembiayaan melalui Danantara.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah dalam pembiayaan ajang olahraga internasional bukan hal yang hanya dilakukan Indonesia.

Sejumlah negara juga menghadirkan dukungan pemerintah untuk memastikan penyelenggaraan ajang olahraga dunia tetap berjalan.

Meski demikian, ia menilai persoalan kepastian anggaran perlu dibenahi agar persiapan MotoGP Mandalika pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih terencana.

Baca Juga:
Datang Langsung ke Mandalika Dukung Veda Ega, Ini Pesan Kaesang Putra Jokowi

“Sudah saya sampaikan supaya ada kepastian pembiayaan ini. Jangan di titik-titik akhir baru mengejar kapan dananya muncul. Teman-teman ITDC dan MGPA harus ada kepastian,” tegasnya.(*)