26 Mahasiswa Jadi Angkatan Perdana FK Tel-U, 25 Diantaranya Penerima Beasiswa

8 Oktober 2026 23:32 8 Okt 2026 23:32

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 26 Mahasiswa Jadi Angkatan Perdana FK Tel-U, 25 Diantaranya Penerima Beasiswa

Fakultas Kedokteran (FK) Telkom University (Tel-U) resmi memulai kiprahnya dengan melantik 26 mahasiswa angkatan perdana di Auditorium Gedung Damar Tel-U, Rabu (7/10/26).(Foto:Tel-U)

KETIK, BANDUNG – Fakultas Kedokteran (FK) Telkom University (Tel-U) resmi memulai kiprahnya dengan melantik 26 mahasiswa angkatan perdana di Auditorium Gedung Damar Tel-U, Rabu (7/10/2026). Menariknya, 25 dari 26 mahasiswa tersebut merupakan penerima Beasiswa Pintar, sementara satu mahasiswa, Akhdan Kamillan Athallah, mendapat Beasiswa Unggulan berupa pembebasan biaya kuliah hingga lulus.

Komposisi tersebut menandai upaya Tel-U membuka akses pendidikan kedokteran sekaligus memperkenalkan model pendidikan dokter yang dipadukan dengan kekuatan teknologi. Para mahasiswa disiapkan tidak hanya menguasai kompetensi medis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. yang hadir secara daring, mengatakan kehadiran FK Tel-U membawa tanggung jawab besar untuk mencetak dokter yang berkualitas, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

Mewakili Menteri secara luring, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. Dr. med. Setiawan, dr., AIFM., menilai lulusan FK Tel-U memiliki peluang keunggulan kompetitif karena dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi modern di bidang medis yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Tel-U.

Rektor Tel-U Prof. Dr. Suyanto mengatakan pembukaan FK Tel-U merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun melalui kinerja, kolaborasi dan komitmen. Fakultas tersebut diarahkan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan kedokteran yang mempertemukan ilmu medis dengan perkembangan teknologi.

“Transformasi Peradaban Kesehatan: Mengintegrasikan Keunggulan Teknologi dan Pendidikan Kedokteran Modern untuk Indonesia Maju” menjadi tema yang diusung dalam pelantikan tersebut. Melalui pendekatan itu, FK Tel-U mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan Human-AI, kecerdasan buatan, predictive medicine hingga precision medicine.

Namun, teknologi tidak ditempatkan sebagai pengganti sisi kemanusiaan dalam profesi dokter. Pendidikan tetap diarahkan agar calon dokter memiliki kemampuan klinis sekaligus memahami kebutuhan pasien dan persoalan kesehatan masyarakat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengatakan pembukaan fakultas kedokteran membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, mulai pendanaan, sumber daya manusia hingga komitmen untuk menjaga keberlangsungannya.

“Yang paling krusial dari seluruh proses tersebut adalah komitmen dan kerja keras yang berkelanjutan,” ujarnya.

Prosesi pelantikan kemudian ditandai dengan pembacaan janji mahasiswa dan penyerahan jas almamater. Tiga kancing pada jas tersebut melambangkan nilai Tel-U, yakni Harmony in Holistic Life, Excellence in Empathy and Ethics, serta Integrity in Interdependence.

Selain jas almamater, mahasiswa angkatan perdana FK Tel-U juga memperoleh Telutizen Student Card, fasilitas akomodasi asrama serta gadget pendukung pembelajaran. Kehadiran mitra dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, rumah sakit dan puskesmas turut melengkapi peresmian fakultas yang diproyeksikan mencetak dokter dengan perpaduan kompetensi medis, teknologi dan nilai humanis tersebut.(*)

Tombol Google News

Tags:

tel-u telkom university Fakultas Kedokteran Kedokteran Fk Tel-u Rektor Tel-u