HSN ke-11, KDS Dorong 160 Ribu Santri Jadi Kekuatan Pembangunan Bangsa

22 Oktober 2026 16:31 22 Okt 2026 16:31

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail HSN ke-11, KDS Dorong 160 Ribu Santri Jadi Kekuatan Pembangunan Bangsa

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri peringatan HSN di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/26). (Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 menjadi momentum bagi Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) untuk mendorong sekitar 160.000 santri di Kabupaten Bandung, untuk meningkatkan kapasitas diri dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan bangsa. Santri diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mampu menjadi pemimpin, pengusaha, aparat negara, hingga profesional di berbagai bidang.

Pesan tersebut disampaikan KDS saat menghadiri peringatan HSN yang dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026). Ia menilai besarnya jumlah santri merupakan potensi strategis yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah dan Indonesia.

“Saya yakin dari kalangan santri bisa lahir pemimpin yang sukses, pengusaha yang sukses, polisi, dan generasi yang mengabdikan diri untuk menjaga negara kita,” ujar KDS.

Ia mengingatkan, santri dan ulama memiliki jejak penting dalam sejarah perjuangan Indonesia, termasuk melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan pada 22 Oktober 1945 sebagai salah satu penggerak perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, perlu diteruskan melalui pengabdian, peningkatan kompetensi, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

KDS juga menyampaikan apresiasi kepada para santri, ajengan, ulama, dan panitia yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan peringatan HSN dan MTQ ke-48. “Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional dan MTQ ini. Tentu ada banyak pengorbanan yang telah dilakukan para santri hingga hari ini,” katanya.

Peringatan HSN tahun ini beriringan dengan pembukaan MTQ ke-48 yang mengusung semangat penguatan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan. Kedua agenda tersebut diharapkan mendorong lahirnya generasi Qurani yang berakhlak, berilmu, dan berprestasi, termasuk para hafiz dan hafizah serta qari dan qariah yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Kegiatan di Lapangan Upakarti diikuti ribuan santri khususnya di wilayah Dapi 1 Kabupaten Bandung dan dilanjutkan dengan penampilan kreasi seni. Dalam kesempatan itu, KDS juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf secara simbolis. Pemkab Bandung saat ini tengah memproses legalitas 10.000 sertifikat tanah wakaf untuk mendukung kepastian hukum aset umat.

Melalui peringatan HSN dan MTQ, Pemkab Bandung berharap santri terus tumbuh sebagai generasi yang mampu menjaga nilai keagamaan sekaligus menjawab tantangan zaman, serta berperan aktif dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan.(*)

Tombol Google News

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds santri HSN Hari Santri pemimpin