KETIK, PACITAN – Perjalanan pelarian AS alias Wawan, pelaku pembacokan satu keluarga di Dusun Drono, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, berakhir di pemakaman.

Setelah ditemukan tewas di jurang kawasan hutan 1 kilometer dari TKP, jasadnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunung Pegat, Kamis, 25 September 2025.

Pemakaman berlangsung dengan dihadiri pihak keluarga serta warga.

Wawan dimakamkan setelah menjalani proses otopsi di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengatakan identitas mayat yang ditemukan sudah dipastikan cocok dengan tersangka pembunuhan.

Baca Juga:
Lansia Pacitan Dapat 'Kado Istimewa' di HLUN ke-30, Ada Surat Cinta hingga Skrining TBC

“Hasil pemeriksaan Inafis dan dokter forensik memastikan mayat tersebut identik dengan Wawan,” jelasnya.

Pihak keluarga juga turut mengenali jasad, terutama melalui pakaian yang masih melekat dan diyakini sama seperti yang dipakai Wawan saat kabur ke hutan.

Anak tersangka, berinisial BM, menguatkan identifikasi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga Wawan mengakhiri hidupnya sendiri.

Baca Juga:
Operasi Patuh Semeru 2026 Ditunda, Pengendara di Pacitan Diminta Tetap Tertib Berlalu Lintas

“Tersangka diduga bunuh diri dengan menyayat urat nadi di pergelangan tangan kiri. Maka kasus pembunuhan tersebut dinyatakan batal demi hukum,” tambah Kapolres.(*)