KETIK, PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo mengimbau masyarakat setempat untuk kembali kompak bersatu meski pelaksanaan Salat Ied yang berbeda tahun ini antara umat Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama termasuk pemerintah.

Hal itu disampaikan Sekda Ugas Irwanto, yang medapat mandat mewakili Plt Bupati Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko, untuk salat Id di Masjid Agung Ar Raudloh, Kraksaan, Sabtu (22/4/2023).

"Pak plt Bupati salat di Ponpes Nurul Jadid, bersama alim Ulama dan Menko. Saya mewakili pemkab, diberi mandat di Masjid Agung," ujar Sekda Ugas Irwanto kepada Ketik.co.id, usai melaksanakan salat id.

Ketika memberi sambutan di depan ribuan jamaah, Sekda Ugas mengatakan momentum penetapan  1 Syawal yang berbeda adalah bukti yang mengukuhkan identitas umat Islam sebagai masyarakat yang toleran  dan menghargai perbedaan pendapat.

"Mari kita jaga perbedaan dari keberagaman yang ada, untuk kemashalatan bersama. Mari kembali bersatu, meski dengan cara berbeda. Tapi, tetap satu tujuan dalam urusan  membangun Kabupaten Probolinggo, agar ke depannya lebih baik dan maju," ujarnya.(*)

Baca Juga:
Inflasi Kota Malang 0,34 Persen, Kenaikan Harga Komoditas Pangan Selama Lebaran jadi Pemicu

Baca Juga:
Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Usai Lebaran