KETIK, MALANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai memimpin bersih-bersih sampah yang tersisa dari kegiatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu, 8 Februari 2026.

“Menjaga kebersihan setelah kegiatan akbar adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, para guru, siswa, kepala sekolah, kepala cabang dinas, beserta staf cabang dinas Malang Raya turut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih tersebut.

Mayoritas sampah yang berserakan adalah sisa makanan minuman, kertas dan plastik sebagai alas yang digunakan jamaah usai Mujahadah Kubro sejak Sabtu, 7 Februari 2026.

“Ini juga menjadi bagian dari pembelajaran nyata bagi insan pendidikan,” ucap mantan Pj Wali Kota Batu tersebut.

Baca Juga:
Perkuat Literasi Demokrasi di Sekolah, Dindik Jatim dan Bawaslu Bangun Kolaborasi Strategis

Sementara itu, apresiasi juga layak diberikan kepada pelajar SMA dan SMK di Malang Raya yang turut menyukseskan kegiatan Mujahadah Kubro dengan membagikan kue serta snack buatan sendiri.

Kadisdik Aries Agung mengakui pembagian kue itu bagan dari memperkenalkan bahwa produk buatan siswa SMA dan SMK tidak kalah dengan lainnya.

Di sisi lain, Mujahadah Kubro yang  berlangsung selama dua hari yaitu 7–8 Februari 2026, diikuti puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.

Kegiatan diisi doa bersama, dzikir, serta refleksi kebangsaan dengan tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, dan Kontribusi dalam Mengembangkan Peradaban".

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

Hadir pada kesempatan tersebut Presiden RI Prabowo Subianto yang didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Wilayah NU Jawa Timur. (*)