KETIK, MALANG – Tim Basket Putra MTsN 1 Kota Malang sukses mengukir sejarah manis di panggung Junior DBL East Java-South 2026. Berlangsung di GOR Ken Arok Malang pada 13 Agustus–4 September 2026. 

Ajang basket pelajar terbesar di Indonesia ini untuk pertama kalinya membuka kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat se-Malang Raya. MTsN 1 Kota Malang pun keluar sebagai jawara perdana. 

Kehadiran ajang ini jelas menjadi angin segar sekaligus panggung bergengsi bagi para pebasket muda tingkat SMP untuk unjuk gigi. MTsN 1 Kota Malang yang memang sudah memiliki tradisi basket kuat melalui kegiatan ekstrakurikuler tak menyia-nyiakan peluang emas tersebut.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Hj. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyampaikan persiapan matang dan jam terbang di berbagai kompetisi lokal menjadi modal utama kesuksesan timnya.

"Jadi di MTsN 1 Kota Malang itu sudah ada tim basketnya anak-anak, kaitannya dengan ekstrakurikuler di sini. Sebenarnya itu kerja kerasnya dari latihan latihan itu, tapi sebelum ikut DBL sendiri juga mengikuti turnamen-turnamen. Misalkan turnamen-turnamen di lembaga-lembaga, sekolah-sekolah, itu anak-anak tetap ikut," ujarnya.

Baca Juga:
Sport Tourism Jadi Andalan, 3,2 Juta Wisatawan Ditargetkan Kunjungi Kota Malang di 2026

Perjalanan menuju tangga juara terbilang impresif. Setelah melewati fase grup dan menembus Big Eight dengan menumbangkan SMPK Kolese Santo Yusup 1 Malang, langkah MTsN 1 Kota Malang kian tak terbendung. 

Di babak semifinal, mereka mengandaskan perlawanan SMP Santa Maria Malang, sebelum akhirnya mengunci gelar juara usai memenangi laga puncak kontra SMP Charis Malang dengan skor akhir 53-38.

"Senangnya Luar biasa, Alhamdulillah, artinya kita bersyukurlah, syukur sama Allah. Terima kasih sama Allah, kemenangan ini memang juga hadiah dari Allah, termasuk juga perjuangan anak-anak, kerja keras anak-anak. Mereka itu berusaha maksimal, dari kekompakan tim kerjasama, juga latihan fisik mereka juga tetap mereka jaga untuk itu," ungkap Erni.

Torehan trofi di edisi perdana Junior DBL East Java-South ini resmi mencatatkan nama MTsN 1 Kota Malang sebagai juara pertama dalam sejarah turnamen tersebut. Erni pun berharap dominasi ini bisa terus berlanjut dan memotivasi generasi penerus untuk mempertahankan gelar di edisi-edisi mendatang.(*) 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Pertanyakan PKS Pemanfaatan Aset Pemkot untuk Relokasi Pedagang Pasar Gadang