KETIK, MALANG – Tiga dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelantikan Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional ini berlangsung di Aula Rektorat Lantai 5, Senin, 22 Juni 2026.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Syariah. Melalui berbagai tahapan kualifikasi yang ketat, ketiga dosen tersebut berhasil lolos dan kini resmi mengabdi di instansi pendidikan Islam negeri naungan Kementerian Agama.
Adapun ketiga dosen Fakultas Syariah yang dilantik adalah:
- Sri Hariyati Lestari, S.Th.I., M.Ag. (Dosen Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir)
- M. Zia Al Ayyubi, M.Ag. (Dosen Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir)
- Muchammad Akrom, M.Ag. (Dosen Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir)
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Malang, Dr. Muhtar Hazawawi, M.Ag., menyampaikan bahwa momen ini menandai peresmian beberapa dosen dan staf kependidikan sebagai PNS 100 persen yang sah menjadi pegawai pemerintah di bidang pendidikan.
Dalam arahannya, Muhtar menegaskan agar seluruh ASN UIN Malang menjaga integritas tinggi dengan mengutamakan akhlak. Sebagai kampus dengan tagline Ulul Albab, tuntutan berakhlak dan mengunggulkan adab tidak hanya berlaku bagi mahasiswa, melainkan seluruh civitas akademika, termasuk dosen dan staf kependidikan, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN.
Baca Juga:
Kalahkan Delegasi dari Berbagai Negara, Mahasiswi FISIP UB, Naghita Puteri Raih Honorable Mention SMUN 2026Ia juga menuturkan bahwa setiap jabatan ASN di UIN Malang wajib memberikan dampak, baik di kancah internal maupun internasional. Semua profesi harus melakukan tugas dalam satu kesatuan yang utuh di bawah Kementerian Agama.
"Apapun profesi sebagai jabatan dosen, jabatan fungsional pranata komputer misalnya, atau auditor, atau jabatan-jabatan yang lainnya, maka semuanya punya tanggung jawab, sama-sama kita harus melakukan satu-kesatuan yang utuh di Kementerian Agama. Maka apa yang panjenengan melakukan harus berdampak secara internal dan internasional," tutur Muhtar.
Perasaan senang dan lega menyelimuti para dosen Fakultas Syariah yang dilantik. Setelah melewati proses panjang dari status CPNS hingga resmi menjadi PNS, momen ini menghadirkan euforia tersendiri.
Salah satunya diungkapkan oleh Sri Hariyati Lestari. Dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ini menyampaikan rasa syukur mendalam. Baginya, pelantikan ini membuka akses untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Baca Juga:
UIN Malang Lantik 33 ASN Baru, Tekankan Pentingnya Integritas"Alhamdulillah senang, karena artinya lebih banyak akses untuk belajar, lebih meningkatkan dan mengembangkan kompetensi lagi berarti dengan pelantikan 100 persen dan jabatan fungsional pertama ini," ujar Sri Hariyati.
Sri menceritakan bahwa proses menuju pelantikan ini sangat panjang. Ia harus melewati seleksi administrasi, Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga disaring menuju Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terdiri dari dua tahap, termasuk wawancara.
Pelantikan ini pun membawa angin segar dan rasa lega bagi para dosen serta staf kependidikan UIN Malang. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi dalam memajukan sektor pendidikan di Kota Malang.(*)