KETIK, TUBAN – Seorang pria berusia 27 tahun ditemukan tercebur ke dalam sumur tua yang sudah tidak digunakan di dusun Penebusan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jumat pagi, 6 November 2026 

Korban diketahui bernama Dedi Arya Pratama, warga Desa Kepohagung. Ia berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup, namun kondisinya sangat lemas setelah terperangkap semalaman di dalam sumur tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi Agus, pada Kamis 5 November 2026 sore, korban sempat terlihat duduk-duduk seorang diri di bibir sumur tua sembari melihat warga yang melaksanakan pengecoran jalan desa di sekitar lokasi.

'Diduga korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terperosok ke dalam lubang sumur, " kata tetangga setempat Agus 

Keesokan harinya, Jumat 6 November 2026 sekitar pukul 05.30 WIB, nenek korban, Karniti (75), mulai resah karena cucunya tidak kunjung pulang ke rumah. Ia kemudian bergegas mencari keberadaan korban di sekitar lingkungan tempat tinggal rumahnya.

Baca Juga:
Senyum Lega Tiknyo dan Ilham, Motor yang Sempat Raib Berhasil Dipulangkan Satreskrim Polresta Tuban

Sekitar pukul 06.30 WIB, Karniti dikejutkan dengan temuan sepasang sandal milik korban tergeletak di dekat sumur tua yang berjarak kurang lebih 25 meter dari rumahnya.

Karniti kemudian berteriak memanggil-manggil nama cucunya di bibir sumur. Beruntung, suara panggilan itu langsung disahut oleh Dedi dari dasar sumur. Mengetahui cucunya berada di dalam lubang, Karniti segera memberi tahu kerabatnya, Suprapti, untuk meminta pertolongan warga.

Sembari menunggu bantuan datang, sang nenek berinisiatif mengulurkan sebotol air minum dan sepotong roti menggunakan seutas tali agar korban tetap memiliki energi untuk bertahan hidup.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan insiden tersebut ke Polsek Plumpang untuk mendapatkan penanganan evakuasi lebih lanjut.

Baca Juga:
Jubir KPK Buka Suara Soal OTT di Klaten: Seret Bupati Hamenang, ASN, hingga Oknum BPK

Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban bersama jajaran Polsek Plumpang segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan proses penyelamatan.

Kapolsek Plumpang, Iptu Danny Rhakasiwi, membenarkan adanya insiden tersebut dan memastikan bahwa korban telah dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan sumur-sumur tua yang sudah tidak terpakai segera diberikan penutup permanen demi mencegah kejadian serupa terulang kembali," ujar Iptu Danny.

Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif akibat kondisi tubuhnya yang lemas.(*)