KETIK, JAKARTA – Tangis seorang anak perempuan di Tabanan, Bali, pecah saat berada di hadapan jenazah sang ayah yang meninggal dunia setelah tersandung kasus dugaan pencurian ayam.

Ia dikabarkan meninggal dunia setelah menjadi amukan massa lantaran diduga mencuri ayam aduan di Tabanan, Bali.

Momen pilu tersebut menggambarkan kesedihan mendalam seorang anak yang harus kehilangan sosok ayahnya di tengah kondisi yang penuh tekanan.

Dengan wajah penuh kesedihan, anak perempuan itu tampak tak kuasa menahan air mata.

Dari rekaman yang dibagikan Hotman Paris Hutapea di akun resminya @hotmanparisofficial, tampak ia terus berada di dekat ayahnya seolah belum percaya bahwa, orang yang selama ini menjadi tempat bergantungnya telah pergi untuk selamanya.

Baca Juga:
Kunjungi Sekolah Rakyat di Bali, Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Wujudkan Kesejahteraan

Peristiwa tersebut menuai perhatian masyarakat karena menyangkut kondisi ekonomi dan kehidupan sulit yang dialami keluarga tersebut.

Hotman Paris dalam akun Instagramnya mengatakan, akan membantu pembiayaan sekolah anak tersebut. 

Bahkan Felicia anak kedua Hotman Paris dari pasangan Agustianne Marbun, dikatakan akan mengurus bantuan tersebut.

"Nanti Felicia, putri Hotman akan urusin pengiriman uang sekolahnya," kata Hotman dalam keterangannya.

Baca Juga:
Warga Pujon Malang Amuk Mobil Pikap Terduga Pencuri Sayur, Pelaku Diamankan Polisi

Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa, dugaan tindak pidana seharusnya diselesaikan melalui proses hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Harapan netizen di kolom komentar pengacara kondang tersebut berharap, para warga yang ikut terlibat main hakim sendiri dihukum seadil-adilnya.

"Yang ikut menghakimi, penjarakan sampai si anak korban sampai selesai kuliah," ucap @buk***. (*)