KETIK, JEMBER – Menjelang Pemilu 2024, sosialisasi Pemilu kepada masyarakat semakin gencar dilakukan. Sosialisasi pemilu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Seperti halnya yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan Patrang, melakukan sosialisasi pemilu kepada ibu-ibu rumah tangga sekaligus memberikan pelatihan kokedama, kerajinan tangan tanaman hias. Sosialisasi dilakukan di Pendopo Kecamatan Patrang pada Sabtu (3/6/2023) siang.
Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Wiwin Riza Kurnia mengemukakan konsep sosialisasi dengan disisipkan pelatihan ini untuk menarik perhatian masyarakat.
Menurutnya dengan selingan tersebut pesan-pesan terkait dengan partisipasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik. “Kita juga memberikan pelatihan kokedama, jadi ada inovasinya sehingga ibu-ibu itu tidak jenuh,” ujar wanita yang akrab disapa Wiwin.
Baca Juga:
Artwear Carnival JFC 2026 Tuai Pujian, Penonton Terpukau dengan Kreativitas Kostum DesainerMeskipun begitu, konten dari sosialisasi pemilu dilakukan tanpa meninggalkan esensi yang ada seperti melakukan pengecekan data pemilih, pemberian layanan informasi pemilih, serta pendidikan pemilih. “Itu tetap disampaikan dengan cara berbeda,” terang Wiwin.
Alasan dipilihnya ibu rumah tangga sebagai target sosialisasi karena populasinya cukup tinggi di Kecamatan Patrang. Ibu rumah tangga diajak untuk berpikir kritis dalam berpartisipasi demokrasi pemilu.
“Supaya mereka juga sadar akan kebijakan yang akan calon pemimpin buat sehingga ini juga akan berdampak ke kehidupan mereka 5 tahun selanjutnya,” pungkas Wiwin.
Sementara itu, Chris Elisia sebagai salah satu peserta mengaku kegiatan sosialisasi yang dilakukan sangat menarik. Dirinya mengatakan sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi dan pelatihan kokedama.
Baca Juga:
UHC Prioritas Jember Terus Digencarkan, Gus Fawait Minta Kader Aktif Edukasi Warga agar Manfaatkan Layanan Berobat GratisIa menilai sosialisasi sudah tepat guna yang mana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kecamatan Patrang. “Kami jadi menyadari pemilu tahun depan dengan sungguh-sungguh,” tutup Elisia.(*)