KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu "Kartini" Temanggung menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Tahun Anggaran 2026. 

Acara penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung pada Rabu pagi, 3 Juni 2026 .

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menekankan bahwa permasalahan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, hingga kedisabilitasan merupakan tantangan dinamis yang senantiasa hadir di tengah masyarakat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja.

"Dalam menangani permasalahan ini, diperlukan peran serta semua pihak dari tingkat bawah sampai tingkat atas, dari pemerintahan desa sampai pemerintahan pusat. Pelaksanaannya pun harus melibatkan peran serta masyarakat yang disokong oleh pilar-pilar sosial dengan memaksimalkan potensi yang ada," ujar Ahmad Baharudin.

Pada tahun 2026 ini, dukungan dari Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung diwujudkan dalam bentuk bantuan stimulan dengan total nilai anggaran mencapai lebih dari 200 juta rupiah. 

Baca Juga:
Plt Bupati Ahmad Baharudin Wujudkan Pendidikan Transparan, Pemkab Tulungagung Resmi Deklarasikan SPMB 2026/2027

Bantuan ini menyasar 125 penerima manfaat (PPKS) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Tulungagung, dengan rincian kluster sebagai berikut : 

1. Kluster Anak: 30 penerima

2. Kluster Disabilitas: 34 penerima

3. Kluster Lansia: 30 penerima

Baca Juga:
Upacara Tiga Hari Besar Nasional, Plt Bupati Tulungagung Serukan Revolusi Karakter

4. Kluster ODHIV: 6 penerima

5. Kluster Rentan: 25 penerima

Adapun bantuan fisik yang disalurkan secara langsung meliputi bantuan tambahan nutrisi/sembako, sepeda untuk anak sekolah, serta sarana kamar seperti perlengkapan tidur dan kipas angin. 

Selain itu, terdapat pula bantuan alat bantu khusus bagi kluster disabilitas dan dukungan kebutuhan sekolah.

Pihak Kementerian Sosial RI yang diwakili oleh PIC Kemensos Wilayah Kabupaten Tulungagung, Fitri Wulandari, menjelaskan bahwa seluruh penerima manfaat ini didasarkan pada hasil usulan dan asesmen yang komprehensif.

"Data yang masuk awalnya ada 125 PPKS, dan seluruhnya berhasil diakomodir serta lolos asesmen sesuai kluster masing-masing. Di luar itu, kami juga menambah 1 kuota kedaruratan berupa alat bantu kursi roda untuk dialokasikan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lanjut Usia besok, sehingga total layanan yang kami salurkan menjadi 126 paket," jelas Fitri Wulandari saat ditemui di lokasi acara.

Fitri juga menambahkan bahwa program ini merupakan agenda berkelanjutan setiap tahunnya demi memastikan pemerataan kesejahteraan. 

Terkait pengembangan program ke depan, Kemensos juga tengah merencanakan metode baru untuk tahap selanjutnya.

"Untuk tahap ini bantuannya memang berupa barang. Namun, untuk tahap berikutnya, kami sedang merencanakan program cash transfer atau bantuan langsung tunai melalui rekening. Meski dikirimkan dalam bentuk uang, pemanfaatannya tetap wajib dibelanjakan untuk barang-barang kebutuhan pokok atau fasilitas yang menunjang keberfungsian sosial mereka berdasarkan proposal usulan," tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Plt. Bupati menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian berkelanjutan yang diberikan kepada warga Tulungagung melalui program ATENSI maupun program kesejahteraan sosial lainnya, baik yang bersumber dari Sentra Terpadu Kartini Temanggung maupun unit pelaksana teknis kementerian lainnya.

Tidak lupa, Ahmad Baharudin juga memberikan suntikan semangat kepada para relawan dan pekerja sosial yang menjadi garda terdepan di lapangan.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pilar-pilar sosial yang telah ikut berkontribusi dalam penanganan masalah-masalah sosial yang ada di Kabupaten Tulungagung," imbuhnya.

Saya berpesan kepada seluruh pilar sosial untuk tetap semangat membantu mereka yang membutuhkan dan senantiasa meningkatkan pengetahuan serta kemampuan terkait penanganan masalah sosial yang ada," pungkasnya.

Dengan adanya bantuan ATENSI ini, diharapkan para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial di Kabupaten Tulungagung dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, sekaligus memicu motivasi untuk hidup lebih mandiri di tengah masyarakat. (*)