KETIK, LOMBOK TENGAH – Mario Suryo Aji, pembalap Moto3 asal Indonesia menjalani latihan privat hari pertama di sirkuit Internasional Mandalika pada Selasa (24/1). Pada hari perdananya menggeber motor di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut total pembalap berjuluk Super Mario itu turun dalam 30 lap.
Di hari pertama latihan privat ini, pembalap Indonesia satu-satunya yang saat ini bertarung di level grand prix (Moto3, Moto2, dan MotoGP) tersebut menjalani tiga heat. Pada setiap heat-nya Mario Aji berhasil menyelesaikan 10 lap dengan durasi 15 menit.
Catatan waktu terbaik pembalap asal Magetan, Jawa timur itu di hari perdana ini adalah 1 menit 47,50 detik.
“Di awal settingan suspensi masih terlalu soft. Tadi coba adjusting (menyesuaikan) dikerasin dikit depan-belakang karena buat manage ban belakang yang sudah mulai habis. Sebenarnya kurang, tapi besok masih ada waktu lagi, mulai pagi. Secara keseluruhan oke. Alhamdulilllah hari ini aman semua selamat,” jelas Mario Aji.
Baca Juga:
Gubernur Jatim Khofifah Sudah Bangun Sirkuit di Magetan Kampung Halaman Mario Aji, Veda Ega Harap Wacana Sirkuit di Yogyakarta Juga TerealisasiBudi ‘Bunder’, pendamping Mario selama latihan privat ini menyebut ada progres di setiap heat yang dijalani Mario pada latihan privat hari pertama ini.
“Catatan waktu terbaik Mario di Moto3 sebenarnya sudah tembus 1 menit 44 detik. Di sini tidak mencapai itu karena motor yang digunakan memang beda,” ucap Mas Bunder, sapaan akrab Budi.
Budi menambahkan, kesempatan Mario Aji berlatih privat seperti ini di sirkuit Mandalika sebelum bertarung di Moto3 2023 adalah kesempatan langka dan mahal. Dia berharap pembalap yang sudah dia didik sejak level junior itu bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin.
Baca Juga:
Ogura Tak Menyangka Bisa Finis Kedua, Sebut Jauh Lebih Baik dari Perkiraan“Jarang banget pembalap Indonesia bisa latihan privat seperti ini. Dia harus besyukur dengan berlatih keras. Harapannya dia makin siap untuk Moto3 tahun ini,” tambah mas Bunder.
Latihan privat Mario Aji di sirkuit Mandalika ini adalah berkat dukungan penuh bapak asuhnya yakni Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran. Selain itu juga didukung oleh BRI, Kapal Api, dan Scarlet. (*)