KETIK, ACEH BARAT – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Kurdi, meminta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) mempercepat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Aceh yang mencapai sekitar Rp31,5 miliar.

Permintaan tersebut disampaikan Kurdi saat memimpin Pra Rapim terkait pelaksanaan DAK dan BKK di Aula Dinas PUPR Aceh Barat, Rabu, 9 September 2026.

Kurdi menyebutkan masih terdapat 39 paket kegiatan DAK dan BKK yang harus dipercepat pelaksanaannya. Dari total anggaran sekitar Rp31,5 miliar tersebut, DAK mencapai sekitar Rp21,5 miliar, sedangkan BKK sekitar Rp10 miliar.

“Progres keuangan saat ini baru 30,6 persen dan melibatkan enam SKPK. Karena itu, kita minta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan,” kata Kurdi.

Ia mengatakan, tiga SKPK saat ini sudah berada pada posisi kuning menuju hijau dengan realisasi sekitar 40 hingga 50 persen. Sementara tiga SKPK lainnya masih berada di zona merah.

Baca Juga:
Kejar Deadline 10 Desember! Pemkab Aceh Barat Kebut Realisasi TKD Rp68 Miliar

Kurdi juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan tahapan administrasi maupun pekerjaan fisik. Menurutnya, transfer keuangan dari KPKN saat ini telah memasuki tahap kedua.

“Kita berharap seluruh tahapan segera diselesaikan. Transfer tahap ketiga juga diharapkan dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Ia menegaskan percepatan pelaksanaan kegiatan harus dilakukan melalui koordinasi antarsatuan kerja perangkat kabupaten (SKPK). Langkah tersebut diperlukan agar seluruh paket DAK dan BKK dapat terealisasi sesuai target.

“Percepatan ini kita harapkan dapat meningkatkan progres realisasi dan memastikan seluruh paket kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu,” tutup Kurdi.(*)

Baca Juga:
Harga TBS Kelapa Sawit di Aceh Barat Naik Tipis, Cek Rinciannya