KETIK, SIDOARJO – Bupati Subandi benar-benar memberikan perhatian besar kepada sarana dan prasarana pendidikan. Mengetahui bangunan SDN Waung, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, ambruk pada Selasa (22 Juni 2026), Bupati Subandi memastikan ruang kelas yang rusak parah dibangun kembali Agustus 2026. Anggarannya Rp 800 juta lebih.
Bupati Subandi menyampaikan kepastian itu setelah datang dan menyaksikan sendiri kondisi ruang kelas SDN Waung di Krembung yang ambruk pada Jumat pagi (26 Juni 2026). Puing-puing atap masih berserakan. Reruntuhan bangunan terlihat di dalam maupun luar kelas.
”Insya Allah pembangunan tiga ruang kelas ini akan kita laksanakan Agustus. Anggaran sudah kita siapkan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Bupati Subandi yang didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdibud Sidoarjo Netty Lastiningsih.
Bupati Subandi menegaskan, pembangunan kembali gedung SDN Waung di Krembung tidak hanya berfokus pada konstruksi tiga ruang kelas saja. Perbaikan dilakukan menyeluruh. Baik atap, fondasi, lantai, dinding, hingga plafon dan atap.
Baca Juga:
Desain Flyover Gedangan Selesai, Bupati Subandi: Semoga 2027 Terwujud dan Bermanfaat bagi Masyarakat”Semua harus sesuai standar teknis agar agar bangunan lebih kokoh dan aman dalam jangka panjang,” tegasnya setelah melihat kelas-kelas yang rusak di SDN Waung Krembung.
Begitu pula bahan-bahan materialnya. Kondisi di lokasi menunjukkan kerusakan terjadi karena usia bangunan. Di antaranya, kayu-kayu sudah lapuk. Karena itu, material bangunan baru SDN Waung harus berkualitas.
”Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan. Mutu bangunan harus benar-benar dijaga sehingga memberikan rasa aman bagi para siswa dan guru,” tambah Bupati Subandi yang berlatar belakang pengusaha properti ini.
Rehab gedung SDN Waung tidak berhenti pada 2026 ini. Pada 2027 mendatang, akan ada perbaikan-perbaikan selanjutnya. Baik rehab ruang kelas lain maupun peninggian halaman belakang SDN Waung yang sering kebanjiran.
Baca Juga:
SDN Waung Krembung Sidoarjo Ambruk setelah 20 Tahun Lebih Tak Pernah Diperbaiki”Kalau hujan, halaman belakang sering tergenang air. Itu juga akan ditinggikan supaya anak-anak bisa belajar nyaman dan aman,” katanya.
Ingatkan Kontraktor, PPK, dan Konsultan Proyek
Bupati Subandi meminta setiap pelaksanaan proyek yang dibiayai uang negara benar-benar diawasi dengan serius. Disdikbud Sidoarjo, pejabat pembuat komitmen (PPK), maupun konsultan pengawas harus mengawal proyek. Agar kontraktor pelaksana bekerja sesuai standar teknis, spesifikasi, dan material yang berkualitas. Termasuk, perbaikan gedung SDN Waung.
”Kawal sejak perencanaan hingga pelaksanaan,” tambahnya.
Untuk proyek-proyek yang bisa dikerjakan kontraktor lokal, Bupati Subandi berharap pelaku usaha asal Sidoarjo diberi kesempatan lebih besar. Tujuannya menggerakkan perekonomian Kabupaten Sidoarjo agar berdampak positif bagi masyarakat. Termasuk, penyerapan tenaga kerja lokal.
”Saya ingin tenaga kerja lokal terlibat sehingga manfaat pembangunan juga dirasakan oleh warga kita sendiri. Yang terpenting, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas,” tandas Bupati Subandi. (*)