KETIK, BLITAR – KONI Kota Blitar resmi menetapkan dua bakal calon Ketua Umum KONI masa bakti 2026–2030. Kedua nama yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan dukungan cabang olahraga (cabor) yakni Samanhudi Anwar dan Tony Andreas.

 

Penetapan tersebut dilakukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Blitar dalam rapat bersama perwakilan cabang olahraga di Aula KONI Kota Blitar, Jumat malam 15 Mei 2026. Tahapan ini menjadi pintu awal menuju Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei mendatang.

 

Ketua TPP KONI Kota Blitar, Slamet Hariyoso Seputro mengatakan, proses verifikasi sempat diwarnai temuan dukungan ganda dari sejumlah cabang olahraga kepada lebih dari satu bakal calon. Kondisi itu dinilai menyalahi aturan sehingga TPP meminta masing-masing cabor melakukan klarifikasi dan perbaikan administrasi.

Baca Juga:
CV Lang Buana dan Kementan Perkuat Produktivitas Tebu Rakyat di Blitar

 

“Awalnya memang ada beberapa cabor memberikan dukungan kepada lebih dari satu calon. Itu tidak diperbolehkan, sehingga kami minta diperjelas melalui berita acara perubahan dukungan,” ujar Slamet.

 

Setelah proses verifikasi ulang dilakukan, hasil akhir menunjukkan Samanhudi Anwar memperoleh dukungan dari 23 cabang olahraga. Sementara Tony Andreas mengantongi dukungan dari 10 cabang olahraga. Keduanya dinyatakan memenuhi syarat minimal dukungan, yakni tujuh cabor.

Baca Juga:
Polres Blitar Ikuti Panen Raya Jagung Serentak, Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional

 

“Setelah diperbaiki dan diverifikasi ulang, pak Samanhudi mendapat 23 dukungan cabor dan pak Tony Andreas 10 dukungan. Keduanya memenuhi syarat untuk maju,” katanya.

 

Slamet menjelaskan, dari total 38 cabang olahraga yang tercatat di KONI Kota Blitar, terdapat dua cabor dengan dokumen tidak aktif atau sudah tidak berlaku. Selain itu, tiga cabang olahraga memilih bersikap netral dan tidak memberikan dukungan kepada calon mana pun.

 

Ia juga memastikan rapat penetapan berlangsung sah karena dihadiri 28 perwakilan cabang olahraga atau telah memenuhi ketentuan kuorum dua pertiga anggota.

 

“Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar, terbuka, dan transparan. Hari ini kami menetapkan bakal calon yang memenuhi syarat administrasi maupun dukungan,” imbuhnya.

 

Meski demikian, Slamet menegaskan jumlah dukungan yang telah diverifikasi belum menjadi penentu hasil akhir pemilihan Ketua KONI Kota Blitar. Menurutnya, keputusan tetap berada di tangan para pemilik suara dalam forum Musorkot pekan depan.

 

“Ini baru gambaran awal berdasarkan dukungan yang masuk dan terverifikasi. Penentuan akhirnya tetap dalam Musyorkot nanti,” tandasnya.