KETIK, JAKARTA – Mata uang Rupiah ditutup menguat 0,52 persen atau 78,5 poin terhadap Dollar AS. Saat ini nilai tukar Rupiah berada di level Rp15.074 per dolar AS pada Rabu (12/7/2024) sore.

Penguatan rupiah ini diikuti oleh beberapa mata uang lain di kawasan Asia. Seperti Dollar Singapura yang menguat 0,24 persen, Won Korea Selatan menguat 0,4 persen, Rupee India 0,1 persen, Yuan China 0,26 persen dan Peso Filipina 0,6 persen.

Di satu sisi mata uang negara maju juga perkasa berada di zona hijau, seperti Euro yang menguat 0,16 persen, Poundsterling Inggris naik di angka 0 05 persen, Dolar Australia 0,03 persen, dan Dolar Kanada 0,1 persen dan Franc Swiss 0,11 persen.

Analis DCFX Futures Lukman Leong menuturkan penguatan Rupiah ini terjadi karena berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral AS The Fed.

Disamping itu pelemahan Dollar AS sendiri sedang meluas karena adanya harapan data inflasi AS yang akan dirilis akan lebih baik dari sebelumnnya.

Baca Juga:
Genjot Ekonomi, Jamaluddin Idham Salurkan Bantuan Bibit Kopi untuk Petani Abdya

"Rupiah menguat karena meredanya ekspektasi data inflasi dan naiknya tingkat suku bunga The Fed," ucap Lukman.(*)

Baca Juga:
Harga Daging Ayam di Lebak Tembus Rp40 Ribu per Kilogram, Dinas Peternakan: Kenaikan Terjadi di Rantai Distribusi