KETIK, SURABAYA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi Polri pada awal masa kepemimpinannya. Salah satu keputusan tersebut menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur.
Dekananto merupakan rekan satu angkatan Suyudi di Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Sebelumnya, ia menjabat Wakapolda Metro Jaya dan baru menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua pada September 2026.
Penunjukan Dekananto tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam mutasi tersebut, Irjen Pol Nanang Avianto dicopot dari jabatan Kapolda Jawa Timur dan ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Dekananto bukan nama baru di lingkungan Polda Jawa Timur. Sebelum menjabat Wakapolda Metro Jaya, ia pernah dipercaya sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jawa Timur.
Perwira tinggi Polri kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, tersebut memiliki pengalaman di bidang intelijen dan keamanan. Setelah bertugas di Polda Jawa Timur, Dekananto dipercaya menjabat Direktur Intelkam Polda Metro Jaya pada 2024.
Baca Juga:
Profil Dekananto Eko Purwono, Kapolda Jatim Baru dengan Segudang Pengalaman Bidang IntelejenDari jabatan tersebut, kariernya berlanjut dengan penugasan sebagai Direktur Politik Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri. Ia kemudian dipercaya menduduki posisi Wakapolda Metro Jaya.
Kini, Dekananto kembali ke Jawa Timur untuk memimpin Polda Jatim. Penugasan tersebut membuatnya kembali ke wilayah yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya, sekaligus ke daerah asalnya di Bojonegoro.
Sebagai Kapolda Jawa Timur, Dekananto akan memimpin kepolisian di wilayah yang mencakup 38 kabupaten/kota. Pengalaman di bidang intelijen dan sejumlah jabatan strategis menjadi bagian dari rekam karier yang dibawanya dalam menjalankan tugas baru tersebut.