KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional. Salah satu upayanya diwujudkan melalui Seminar Impor dan Ekspor Produk UMKM yang dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Aula Lantai 3 Kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tulungagung, Selasa, 28 Juli 2026.

Seminar tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme perdagangan internasional sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal ke pasar global.

Kegiatan ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., Ketua KADIN Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah, S.H., perwakilan Bank Jatim, BNI, BRI, dan Bank Mandiri, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa aktivitas ekspor dan impor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, peluang memasuki pasar internasional kini semakin terbuka, termasuk bagi pelaku UMKM dan generasi muda.

"Pemahaman tentang prosedur ekspor dan impor bukan hanya milik perusahaan besar. UMKM dan generasi muda juga memiliki peluang besar untuk ikut ambil bagian," ucap Ahmad Baharudin.

Baca Juga:
Peringati HUT Ke-19 PKH, Plt Bupati Tulungagung Gelar Aksi Penghijauan di Jalur Lintas Selatan

Ia berharap seminar tersebut mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih siap bersaing di pasar global dengan memahami berbagai aspek perdagangan internasional.

"Melalui seminar ini, kita berharap para pelaku UMKM dapat memahami prosedur, regulasi kepabeanan, serta trik menembus pasar luar negeri secara tepat," ujar Ahmad Baharudin.

Selama seminar berlangsung, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai materi penting yang mendukung aktivitas ekspor-impor. Materi tersebut meliputi pemahaman terhadap regulasi dan ketentuan kepabeanan antarnegara, tata cara penyusunan dokumen ekspor beserta mekanisme pembayaran internasional, hingga strategi meningkatkan efisiensi logistik dan meminimalkan risiko, seperti potensi biaya tambahan maupun penahanan barang di pelabuhan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan kegiatan ekspor untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus membuka akses impor mesin maupun bahan baku yang dibutuhkan industri. Seminar ini juga menjadi sarana membangun jejaring bisnis dengan mempertemukan pelaku usaha, perusahaan jasa pengiriman (forwarder), serta praktisi dan ahli kepabeanan.

Baca Juga:
Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Lingkungan, Plt. Bupati Tulungagung Lepas Ratusan Peserta Touring HUT Ke-19 PKH

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati menyampaikan apresiasi kepada KADIN Kabupaten Tulungagung beserta seluruh narasumber yang telah menginisiasi penyelenggaraan seminar. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan daya saing UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Usai menyampaikan sambutan, Ahmad Baharudin secara resmi membuka seminar dengan mengucapkan basmalah. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber dan sesi diskusi interaktif bersama peserta. (*)