KETIK, JAKARTA – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain terbaik dunia, tetapi juga menjadi ajang pertemuan berbagai generasi pelatih sepak bola.
Dari sosok berpengalaman yang nyaris berusia 80 tahun hingga manajer muda yang sudah mencapai level elite, turnamen ini menghadirkan salah pertarungan antargenerasi pelatih paling menarik dalam sejarah Piala Dunia.
Gelar manajer tertua di Piala Dunia 2026 akan menjadi milik Dick Advocaat. Pelatih asal Belanda itu memimpin Curaçao pada usia 78 tahun. Karier kepelatihannya sendiri telah berlangsung lebih dari empat dekade.
Advocaat dikenal sebagai salah satu pelatih senior paling berpengalaman di dunia. Ia pernah menangani sejumlah tim nasional, termasuk Belanda, Korea Selatan, Belgia, dan Rusia. Meski beberapa kali menyatakan pensiun, Advocaat kembali membuktikan kapasitasnya dengan membawa Curaçao mencatat sejarah melalui debut mereka di Piala Dunia.
Selain Advocaat, beberapa pelatih senior lain juga masih menunjukkan eksistensinya di level internasional. Hugo Broos dari Afrika Selatan yang berusia 74 tahun dan Miroslav Koubek dari Ceko yang berusia 73 tahun menjadi bukti bahwa pengalaman panjang tetap memiliki peran besar dalam sepak bola modern.
Baca Juga:
Prediksi Transfermarkt: Prancis Dijagokan Juarai Piala Dunia 2026, Bukan Brasil atau SpanyolSementara, pelatih termuda di Piala Dunia 2026 adalah Julian Nagelsmann. Pelatih tim nasional Jerman itu berusia 38 tahun dan menjadi representasi generasi baru manajer sepak bola.
Meski masih relatif muda, perjalanan karier Nagelsmann sudah sangat panjang. Ia pernah menangani klub-klub besar seperti Hoffenheim, RB Leipzig, dan Bayern Munich sebelum dipercaya memimpin timnas Jerman. Namanya dikenal sebagai salah satu pelatih dengan pendekatan taktik modern, mengandalkan analisis data, fleksibilitas strategi, serta inovasi dalam permainan.
Jika dibandingkan, jarak usia antara Nagelsmann dan Advocaat mencapai hampir 40 tahun. Namun keduanya hadir di Piala Dunia 2026 dengan tujuan yang sama: membawa negara masing-masing meraih prestasi terbaik.