KETIK, BATU – Duel Persikoba Kota Batu melawan Persigubin Pegunungan Bintang pada lanjutan babak 64 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 tidak hanya mempertemukan dua tim yang sama-sama mengincar kemenangan.
Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Brantas Kota Batu, Rabu, 3 Juni 2026, juga menjadi ajang adu strategi dua mantan pemain Tim Nasional Indonesia yang kini meniti karier sebagai pelatih, yakni Arif Suyono dan Imanuel Wanggai.
Persikoba datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan 2-0 atas TS Saiburai Lampung pada laga pembuka Grup M.
Sementara Persigubin Pegunungan Bintang harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persiharjo Sukoharjo akibat gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Pelatih Persikoba Kota Batu, Arif Suyono, mengaku antusias menghadapi pertandingan tersebut karena menjadi momen pertamanya berhadapan dengan Imanuel Wanggai dalam kapasitas sebagai sesama pelatih.
Baca Juga:
Jemaah Haji Kota Batu Pulang dengan Selamat dan Sehat, Wali Kota Cak Nur Sampaikan Pesan Khusus“Ini menjadi pengalaman yang menarik karena untuk pertama kalinya saya bertemu dengan Imanuel Wanggai sebagai sesama pelatih,” ungkapnya.
Meski demikian, mantan gelandang Timnas Indonesia yang identik dengan nomor punggung 14 itu menegaskan fokus utamanya tetap pada persiapan tim dan upaya meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
Ia menilai Persigubin bukan lawan yang bisa dianggap remeh meskipun gagal meraih poin pada pertandingan pertama.
Berdasarkan pengamatannya, tim asal Pegunungan Bintang tersebut memiliki kualitas permainan yang cukup baik dan hanya kurang beruntung karena kebobolan di penghujung laga.
Baca Juga:
Jelang Duel Kontra Persigubin, Persikoba Fokus Benahi Kelemahan“Saya sudah melihat permainan mereka. Sebenarnya Persigubin hanya kecolongan gol pada menit-menit akhir pertandingan sebelumnya. Secara permainan mereka cukup bagus, terutama kualitas individu para pemainnya. Itu yang harus kami antisipasi,” ujar Coach Keceng, sapaan akrabnya.
Menurutnya, kekuatan individu pemain Persigubin menjadi salah satu aspek yang paling diwaspadai.
Karena itu, Persikoba berupaya mempersiapkan strategi yang tepat agar mampu meredam agresivitas lawan sekaligus menjaga peluang meraih kemenangan kedua di fase grup.
Selain menyoroti kualitas lawan, Coach Keceng juga menyampaikan apresiasinya kepada Imanuel Wanggai yang kini turut berkontribusi membangun sepak bola Indonesia dari kursi pelatih.
“Mudah-mudahan Manu bersama Persigubin bisa terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik ke depannya
Ia berharap pertandingan berlangsung menarik, sportif, dan dapat menjadi tontonan yang menghibur bagi masyarakat Kota Batu maupun pecinta sepak bola nasional.
“Selamat bertanding untuk Persigubin. Nanti kita bertemu di lapangan,” pungkas Coach Keceng. (*)