KETIK, BATU – Persikoba Kota Batu menatap laga kedua Grup W babak 32 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 dengan optimisme tinggi. Tim berjuluk Elang Putih itu akan menghadapi Persepam Pamekasan di Stadion Brantas Kota Batu, Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 15.00 WIB.
Manajer Persikoba Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Persepam yang berstatus sebagai juara Liga 4 Jawa Timur.
Menurutnya, justru menghadapi tim berlabel juara dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih maksimal.
“Biasanya ketika menghadapi tim juara, mental pemain ikut terangkat. Mereka termotivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Insyaallah semangat juara itu juga akan muncul dalam diri para pemain Persikoba,” ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.
Menjelang pertandingan tersebut, manajemen dan tim pelatih fokus mempersiapkan kondisi fisik para pemain. Pemulihan kebugaran dan penanganan cedera menjadi perhatian utama agar seluruh skuad berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi wakil Madura tersebut.
Baca Juga:
Kasus Kematian Calon Doktor UB Masih Misterius, Polisi Libatkan Ahli dan 46 Saksi“Kami berusaha memaksimalkan kondisi pemain, baik dari sisi kesehatan maupun pemulihan cedera. Harapannya seluruh pemain bisa tampil optimal pada pertandingan berikutnya,” katanya.
Ia juga menilai laga perdana melawan Persigar Garut yang berakhir imbang tanpa gol menjadi pengalaman berharga bagi tim. Menurutnya, pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang sepanjang laga.
“Pertandingan melawan Persigar berlangsung cukup seru. Kedua tim memiliki peluang untuk mencetak gol dan sama-sama menampilkan permainan yang menarik,” ujar Mas Heli, sapaan akrabnya.
Selain mempersiapkan tim, Wakil Wali Kota Batu tersebut mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan langsung kepada Persikoba selama menjalani pertandingan babak 32 besar yang seluruhnya berlangsung di Stadion Brantas.
Baca Juga:
Stok BP 92 di Kota Batu Langka, Konsumen Keluhkan Kenaikan Harga BBM PertamaxMenurutnya, kehadiran suporter di tribun memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi dan semangat juang para pemain di lapangan.
“Dukungan masyarakat sangat berarti bagi tim. Kami berharap warga Kota Batu terus hadir dan memberikan semangat kepada Persikoba agar bisa melangkah lebih jauh lagi di kompetisi ini,” seru Mas Heli.
Saat ini persaingan di Grup W masih terbuka lebar. Pada laga perdana, Persikoba Kota Batu dan Persigar Garut bermain imbang 0-0. Hasil serupa juga terjadi pada pertandingan antara Persepam Pamekasan melawan Persemay Maybrat yang berakhir tanpa gol.
Dengan kondisi seluruh tim sama-sama mengoleksi satu poin, laga Persikoba kontra Persepam diprediksi berlangsung ketat karena hasil pertandingan akan sangat menentukan peluang masing-masing tim untuk melaju ke babak berikutnya. (*)