KETIK, JAKARTA – Akhmad Munir merupakan salah satu tokoh pers nasional yang memiliki perjalanan panjang di dunia jurnalistik. Lahir di Sumenep, 15 Desember 1966, Munir mengawali karier sebagai wartawan ketika masih menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jember.
Perjalanan jurnalistiknya dimulai dari media lokal. Ia kemudian bergabung dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan menapaki berbagai jenjang karier dari bawah.
Di ANTARA, Munir pernah menjalani peran sebagai pembantu koresponden, koresponden, wartawan, redaktur hingga memimpin sejumlah biro. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam kerja jurnalistik sekaligus manajemen media.
Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA pada 2018. Lima tahun kemudian, pada 2023, ia dipercaya menjadi Direktur Utama Perum LKBN ANTARA.
Munir juga aktif dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ia pernah memimpin Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jawa Timur selama dua periode dan kemudian menjadi Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode.
Baca Juga:
Ketum PWI Pusat Dorong Penguatan Modal Ventura, Jadi Kunci Percepat Pertumbuhan UMKMPengalaman panjang di organisasi kewartawanan membuat Munir memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi wartawan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pada Kongres PWI 2025 di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030. Ia memperoleh 52 suara, mengungguli Hendry Ch Bangun yang mendapatkan 35 suara.
Terpilihnya Munir menjadi Ketua Umum PWI Pusat menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya. Ia menghadapi tantangan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan di tengah perubahan ekosistem media.
Transformasi digital, perkembangan media sosial, penyebaran informasi yang cepat, serta tantangan terhadap kredibilitas jurnalistik menjadi sejumlah persoalan yang harus dihadapi dunia pers.
Baca Juga:
Workshop PWI-AFPI, Akhmad Munir: Wartawan Punya Peran Lindungi Masyarakat dari Jerat Pinjol IlegalPengalaman Munir sebagai wartawan lapangan, pengelola newsroom, pimpinan biro hingga Direktur Utama LKBN ANTARA menjadi modal dalam menjalankan kepemimpinan di PWI Pusat.
Perjalanan hidupnya juga dituangkan dalam buku biografi Langkah Sunyi Menuju Puncak: Dari Rock n’ Roll ke Jenderal Wartawan.
Buku tersebut menggambarkan perjalanan Munir dari wartawan daerah hingga mencapai posisi pimpinan di lembaga kantor berita nasional dan organisasi profesi wartawan.(*)