KETIK, BONDOWOSO – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri Bondowoso berlangsung khidmat dalam acara pisah sambut yang digelar di Hotel Ijen View, Selasa, 28 April 2026. Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) kini resmi beralih dari Dzakiyul Fikri, S.H., M.H. kepada Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso hadir dalam momentum tersebut, diwakili oleh Sekretaris Daerah, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., yang menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian pejabat lama sekaligus menyambut kepemimpinan baru di Korps Adhyaksa Bondowoso.

Dalam sambutannya, Sekda Fathur Rozi menyampaikan pesan Bupati Bondowoso yang menaruh penghargaan mendalam kepada Dzakiyul Fikri atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat. Ia menilai, sinergi yang terbangun antara Kejaksaan dan Pemerintah Daerah selama ini telah berjalan sangat baik dan produktif.

“Selama masa tugasnya, beliau bukan hanya menjadi mitra kerja, tetapi juga bagian dari keluarga besar yang turut mengawal jalannya pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” ujarnya.

Menurutnya, peran aktif Kejaksaan dalam memberikan pendampingan hukum serta pengawasan terhadap program-program strategis daerah menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:
Pesan Tegas Bupati Bondowoso: Kolaborasi Harga Mati, Birokrasi Harus Berbenah

Di sisi lain, suasana hangat juga mengiringi penyambutan Kajari yang baru, Dr. David Palapa Duarsa. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu membawa energi dan semangat baru dalam memperkuat penegakan hukum di Bondowoso.

“Mewakili Bupati dan secara pribadi, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Kami berharap sinergitas yang telah terjalin dapat terus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan,” kata Sekda.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan merupakan mitra strategis yang memiliki peran vital, khususnya dalam fungsi pengawasan dan penegakan hukum. Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Pemkab Bondowoso berharap Kejaksaan tetap menjadi mitra yang kritis sekaligus solutif dalam mengawal pembangunan daerah, termasuk dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Baca Juga:
Bupati Bondowoso Turun ke Dusun Biser, Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat. Momen penyerahan cendera mata kepada pejabat lama menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Bondowoso. (*)