KETIK, JEMBER – Nama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes)  KabupatenJember. dr. Koeshar Yudyarto dicatut  penipu untuk meminta dana ke klinik dan apotek.

Modus operandinya dengan menghubungi klinik-klinik maupun apotek melalui pesan WhatsApp untuk diminta sumbangan berupa dana. Oknum tersebut mengatasnamakan Kadinkes dr. Koeshar dan menggunakan nomor palsu.

“Ada petugas klinik dan apotek yang menelepon, mereka dimintai bantuan berupa sumbangan dana. Katanya, untuk kunjungan ke klinik-klinik,” papar dr Koeshar Yudyarto saat dimintai komentar pada Rabu (10/5/2023) sore.

Ia mengatakan lembaga yang mendapat pesan WhatsApp palsu langsung mengkonfirmasi kebenaran perihal permintaan dana kepada dr. Koeshar. “Beruntung banyak yang memiliki kontak saya,” ujarnya.

Meski begitu, dr. Koeshar tetap khawatir lantaran bisa saja ada yang merespons si oknum, apalagi jika tak memiliki kontak dr. Koeshar yang asli.

Baca Juga:
Artwear Carnival JFC 2026 Tuai Pujian, Penonton Terpukau dengan Kreativitas Kostum Desainer

Menanggapi itu, pihaknya langsung bergerak cepat untuk mengantisipasi munculnya korban. “Kasus ini sudah kami laporkan ke polres,” ucapnya. Selanjutnya, Dinkes menyebarkan informasi pemberitahuan bahwa Dinas Kesehatan selama ini tak meminta bantuan dari manapun.

Apabila masyarakat Jember menemukan hal serupa, lanjutnya, segera laporkan ke kontak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember (0331-487577), layanan WhatsApp 081336746615 / 081332034669, atau mengirimkan bukti penipuan ke email dinas.kesehatan@jemberkab.go.id.(*)

Baca Juga:
UHC Prioritas Jember Terus Digencarkan, Gus Fawait Minta Kader Aktif Edukasi Warga agar Manfaatkan Layanan Berobat Gratis