KETIK, BREBES
– Kasus dugaan kekerasan kembali menggemparkan warga Kabupaten Brebes. Sesosok pemuda ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi penuh luka dan bersimbah darah di jalan raya Luwes - Banjaratma sekitar wilayah Jalan Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, pada Sabtu dini hari, 13 Juni 2026.
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wanasari tengah menyelidiki penemuan jasad Korban yang diduga kuat meninggal dunia akibat tindak kekerasan benda tajam maupun benda tumpul.
Jasad berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang melintas di lokasi kejadian dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saat ditemukan, tubuh korban dipenuhi luka-luka serta bercak darah yang berceceran di sekitar area penemuan.
Warga yang terkejut langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Jasad pemuda tersebut dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhakti Asih Brebes guna menjalani pemeriksaan medis dan proses autopsi demi mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Humas RS Bhakti Asih Brebes, Kresna Adhi Wibowo, mengonfirmasi bahwa jenazah korban tiba dan masuk ke ruang penanganan rumah sakit pada pukul 05.00 WIB. Sesaat setelah tiba, tim medis sempat melakukan pemeriksaan darurat terhadap kondisi fisik korban.
"Dokter jaga kemudian melakukan pemeriksaan. Namun dari hasil pengecekan secara menyeluruh, korban dinyatakan sudah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit," ujar Kresna saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu, 13 Juni 2026.
Secara terpisah, Kapolsek Wanasari Iptu Joko Widiyanto membenarkan adanya laporan penemuan mayat yang diduga merupakan korban tindak kriminal tersebut.
Kendati demikian, pihak kepolisian masih bersikap hati-hati dalam menentukan motif di balik peristiwa ini dan memilih menunggu hasil autopsi resmi.
"Benar ada penemuan jasad tersebut dan saat ini perkara sedang dalam penyelidikan mendalam," jelas Iptu Joko Widiyanto saat dikonfirmasi via telepon.
"Dari hasil identifikasi awal pada temuan luka dan ceceran darah di tubuh jasad, dugaan sementara mengarah pada akibat tindakan kekerasan, baik menggunakan benda tajam maupun tumpul," sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan dan berupaya mengungkap identitas lengkap korban guna memburu pelaku yang terlibat.(*)