KETIK, PEKALONGAN – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan terus memperkuat pemberdayaan pemuda melalui Program Kecamatan Berdaya. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan budidaya jamur tiram dan pembudayaan olahraga yang digelar selama dua hari di Pendopo Kecamatan Sragi.

‎Kepala Bidang Kepemudaan Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Ari Lanang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mendukung Program Kecamatan Berdaya yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

‎"Hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan. Kemarin Selasa dan hari ini Rabu. Ini adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar kegiatan-kegiatan di kecamatan semakin berdaya," kata Ari Lanang di sela kegiatan, Rabu, 10 Juni 2026.

 

Kepala Bidang Kepemudaan Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Ari Lanang saat dimintai keterangan terkait kegiatan di Pendopo Kecamatan Sragi (Foto Slam/ketik.com)

Baca Juga:
Hadiri Tasyakuran Masjid Jamiul Huda, Sukirman Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga Pekalongan

 

‎Menurutnya, Program Kecamatan Berdaya nantinya akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari 19 kecamatan. Namun, untuk saat ini Dinporapar baru melaksanakan kegiatan di empat kecamatan.

‎"Untuk Dinporapar saat ini masih berkegiatan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Talun, Kedungwuni, Sragi, dan Tirto. Ke depan, seluruh 19 kecamatan akan kita berdayakan," ujarnya.

‎Ari menjelaskan, Program Kecamatan Berdaya memiliki enam dimensi program prioritas dan dua dimensi program pendukung. Dari enam dimensi prioritas tersebut, Dinporapar bertanggung jawab pada dua dimensi, yakni Taruna Karya Mandiri atau Pemuda Zilenial serta Sport Center.

Baca Juga:
Pemkot Batu Kejar Dukungan Pusat untuk Wujudkan Sport Center di Stadion Brantas

‎"Selama dua hari ini kita fokus pada proses pemberdayaan pemuda agar mampu berwirausaha, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus mensosialisasikan pembudayaan olahraga di masyarakat," jelasnya.

‎Kegiatan di Kecamatan Sragi dipilih mengangkat tema budidaya jamur tiram karena disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal daerah setempat yang mayoritas merupakan wilayah pertanian.

 

Praktisi Budidaya Jamur Tiram dari Talun, Khaeruddin sedang mempraktekan langsung tentang pengolahan budidaya Jamur Tiram (Foto: Slam/ketik.com)

 

‎"Setiap kecamatan memiliki kebutuhan berbeda. Ada yang fokus pada konten kreator dan digital marketing. Karena Kecamatan Sragi merupakan wilayah pertanian, maka kearifan lokal yang diangkat adalah budidaya jamur tiram," ungkap Ari.

‎Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur kepemudaan. Setiap desa mengirimkan tiga orang perwakilan. Selain itu, peserta juga berasal dari organisasi kepemudaan seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, IPNU, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, hingga perwakilan Forum OSIS dari SMA Negeri 1 Sragi dan SMK Negeri 1 Sragi.

‎Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari praktisi budidaya jamur tiram, Khaeruddin dari Kecamatan Talun. Sementara materi pembudayaan olahraga diberikan oleh instruktur yang tergabung dalam Asia V. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai proses pemasaran hasil usaha.

‎Ari berharap para pemuda mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

‎"Pemuda merupakan ujung tombak generasi penerus. Saat ini masih ada beberapa wilayah yang masuk kategori miskin ekstrem. Harapan kami, pemuda jangan menjadi masalah, tetapi menjadi solusi dalam proses pemberdayaan sehingga mampu mengangkat kesejahteraan teman-teman, wilayah, dan lingkungan sekitarnya," tuturnya.

‎Sebagai bentuk keberlanjutan program, Dinporapar Kabupaten Pekalongan juga akan menyerahkan peralatan pelatihan kepada peserta untuk dijadikan proyek percontohan.

‎"Sepulang dari kegiatan ini, kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan. Alat-alat pelatihan yang digunakan selama dua hari ini akan kami berikan sebagai pilot project agar program dapat terus berkelanjutan," pungkasnya.(*)