KETIK, PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengirimkan relawan dan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu di Kabupaten Banjarnegara dan Kecamatan Majenang.

‎Rombongan relawan dilepas langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Kepala BPBD Pemalang Andri Adi di halaman Pendopo Kabupaten, Senin, 24 November 2025.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menyampaikan bahwa pengiriman relawan dan bantuan merupakan wujud kesetiakawanan sosial terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.

‎“Ya, hari ini kami mengirimkan bantuan berupa dana dari para donatur ke lokasi bencana. Tadi ada bantuan beras, selain uang juga ada sembako dari PMI,” ujar Anom.

‎Ia menegaskan bahwa kepedulian tersebut tidak terbatas oleh batas administratif.

Baca Juga:
Buka Muscab PMI Situbondo, Bupati Mas Rio Tekankan Sinergi dan Target Naik Kelas

‎“Apapun itu adalah saudara-saudara kita, apalagi masih satu provinsi. Tetangga kabupaten ya kita sangat peduli,” tegasnya.

‎Selain bantuan logistik, Pemkab Pemalang juga telah mengirimkan tenaga relawan sejak awal kejadian. Bahkan, salah satu posko layanan yang dibuka yakni posko laundry, mendapat respons positif dari masyarakat terdampak.

‎“Selain posko yang ikut membantu tenaga secara fisik, alhamdulillah masyarakat merasakan manfaatnya atas kehadiran posko laundry kita,” tambah Anom.

‎Sementara itu, Kepala BPBD Pemalang Andri Adi mengungkapkan bahwa sebanyak 17 relawan dari BPBD dan PMI diberangkatkan untuk melaksanakan tugas secara bergilir (aplous) di lokasi bencana.

Baca Juga:
Kesempatan Terbuka, Baznas Cari Calon Pimpinan Provinsi Jawa Timur 2026–2031

‎Andri berharap bantuan dan dukungan dari Pemalang dapat memperkuat upaya penanganan bencana di lokasi terdampak.

‎“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan, penggalangan donasi dan penyerahan ini, bisa bermanfaat untuk lokasi bencana,” ujarnya.

‎Pengiriman bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan antardaerah di Jawa Tengah.(*)