KETIK, LEBAK – Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Banten, melakukan pembenahan jaringan distribusi air bersih di Kecamatan Maja setelah pelayanan kepada pelanggan di sejumlah kawasan perumahan belum berjalan optimal. 

Perbaikan yang dilakukan dalam hampir satu bulan terakhir mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan distribusi air ke seluruh klaster Citra Maja City yang kini dilaporkan mengalir setiap hari.

Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, bersama jajaran meninjau fasilitas pengelolaan air di Kecamatan Maja, Jumat (16/10/2026). (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Ni’matullah, mengatakan, pembenahan dilakukan untuk mengatasi sejumlah kendala teknis yang selama ini memengaruhi kelancaran distribusi air bersih, terutama di Perumahan Citra Maja City, khususnya klaster 3.

Evaluasi tersebut ditinjau langsung oleh Ni’matullah bersama Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kalimaya, H. Dade Yan Apriyandi, serta jajaran direksi dan petugas cabang Maja pada Jumat 16 Oktober 2026.

Baca Juga:
Bedolan Bendungan Pamarayan Digelar 17 Oktober, Distribusi Air Bersih di Empat Wilayah Lebak Terganggu

Menurut Ni’matullah, pelayanan air bersih di Citra Maja City yang mencakup klaster 1, 2, dan 3 sebelumnya belum sepenuhnya optimal. Sejumlah persoalan pada jaringan distribusi perlu ditangani agar pasokan air dapat menjangkau pelanggan secara lebih merata.

“Dalam hampir satu bulan terakhir, kami melakukan pembenahan di SPAM Maja. Mulai dari penanganan kebocoran jaringan hingga perbaikan pada bagian outlet untuk memperlancar distribusi air,” kata Ni’matullah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengganti pipa outlet berukuran 6 inci menjadi 12 inci. Perubahan ukuran pipa tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas aliran air sehingga distribusi kepada pelanggan dapat berlangsung lebih lancar.

Selain itu, penanganan kebocoran dan pembenahan jaringan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Perbaikan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran aliran, tetapi juga menjaga keandalan pelayanan dalam jangka panjang.

Baca Juga:
Bupati Lebak Dorong BUMD Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi bagi Pembangunan Daerah

Ni’matullah menyampaikan, hasil evaluasi selama beberapa minggu terakhir menunjukkan adanya peningkatan pelayanan di Citra Maja City. Jika sebelumnya air hanya mengalir setiap beberapa hari, kini pasokan dilaporkan masuk setiap hari di klaster 1, 2, dan 3.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan perbaikan, pelayanan di CMC 1, CMC 2, dan CMC 3 semakin baik. Yang sebelumnya air datang setiap beberapa hari, sekarang sudah setiap hari. Kami berharap kondisi ini bisa terus bertahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Perumdam Tirta Kalimaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperbaiki kualitas layanan kepada pelanggan.

Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Ni’matullah, bersama Dewan Pengawas H. Dade Yan Apriyandi dan jajaran meninjau area instalasi pengolahan air di SPAM Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (16/10/2026). (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

Sementara itu, Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pengelolaan air minum dan perkembangan pelayanan di Kecamatan Maja.

Berdasarkan hasil peninjauan, pelayanan air bersih di kawasan tersebut terutama mencakup Perumahan Permata Mutiara Maja dan Citra Maja City. Kedua kawasan itu memiliki kondisi pelayanan yang berbeda, antara lain dipengaruhi oleh lokasi dan kondisi jaringan distribusi.

Dade menjelaskan, kebutuhan air bersih di Perumahan Permata Mutiara Maja relatif terpenuhi karena lokasinya lebih dekat dengan tempat pengolahan air. Adapun di Citra Maja City, pelayanan pada klaster 1 dan 2 sebelumnya relatif lebih baik dibandingkan dengan klaster 3.

“Untuk Citra Maja City, klaster 1 dan 2 alhamdulillah sudah terpenuhi. Namun, sebelumnya klaster 3 belum terlayani secara keseluruhan sehingga kepuasan pelanggannya masih kurang. Setelah dilakukan perbaikan, pelayanan di seluruh klaster menunjukkan peningkatan,” kata Dade.

Ia berharap hasil pembenahan jaringan tersebut dapat dipertahankan sehingga distribusi air bersih tidak kembali mengalami gangguan yang berdampak pada kebutuhan pelanggan.

Menurut Dade, pemeliharaan jaringan secara berkala dan penanganan cepat terhadap kebocoran menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan. Evaluasi lapangan juga diperlukan untuk memastikan persoalan teknis dapat diidentifikasi dan ditangani sesuai kebutuhan.

Perbaikan jaringan distribusi menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, terutama di kawasan permukiman yang terus berkembang. Ketersediaan air yang mengalir secara rutin tidak hanya berkaitan dengan kapasitas pengolahan, tetapi juga dipengaruhi kondisi pipa, kebocoran, dan kemampuan jaringan menyalurkan air hingga ke pelanggan.

Karena itu, peningkatan pelayanan di Kecamatan Maja perlu diikuti dengan pemantauan berkala agar perbaikan yang telah dilakukan memberikan dampak berkelanjutan.

Perumdam Tirta Kalimaya berharap pembenahan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan keandalan layanan air bersih di wilayah Maja. Dengan evaluasi dan pemeliharaan yang konsisten, kebutuhan pelanggan diharapkan dapat dipenuhi secara lebih merata dan berkesinambungan. (*)