KETIK, SURABAYA – Operator Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Laut Jawa buka suara terkait insiden ini. General Manager PT Virgo Karya Shipping, Yoel Rihi mengatakan, kapal tersebut masih laik untuk berlayar.
"Surat-surat lengkap. SPB, kelaiklautan. Docking juga, terakhir kami lakukan di Februari tahun ini," katanya kepada awak media pada Senin, 14 September 2026.
Yoel juga mengklarifikasi mengenai anggapan Kapal Virgo Transport 8 yang berusia tua. Hal ini dikarenakan pihak perusahaan rutin melakukan perawatan.
"Untuk kapal ini jangan kami perlakukan itu seperti manusia. Barang-barang organik. Makin tua makin jelek. Kapal itu mesin, mesin itu bisa di-rebuild, mesin itu bisa di-tuning up lagi, bisa diganti," tuturnya.
Maka dari itu, lanjut Yoel, pihaknya tidak berani apabila kondisi kapal yang tidak laik berlayar untuk tetap dipaksakan berlayar. Melayani penumpang ke tujuan masing-masing.
Baca Juga:
DPR Desak Kemenhub Usut Tuntas Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8Dalam kesempatan yang sama, ia juga menjawab sejumlah dugaan-dugaan yang ramai diperbincangkan di media sosial, mengenai kapal yang bocor akibat ombak tinggi. Yoel belum banyak menjawab.
"Kalau untuk dugaan awal ini ya, ini masih dugaan awal, ini itu karena cuacanya buruk, gelombang. Saya dapat laporan itu jam 01.00 WIB itu karena ada gelombang. Sesuai dengan laporan dari Basarnas juga memang gelombang itu sekitar satu setengah sampai dua setengah meter. Itu kondisi moderat," jelasnya.
Informasi mengenai cuaca, setelah dilakukan cross check, Yoel menjelaskan memang sesuai dengan kondisi. "Memang dugaan pertama ini gara-gara gelombang itu aja, cuaca buruk," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Kapal Virgo Transport 8 diketahui hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan tenggelam di perairan Laut Jawa. Sebanyak 144 orang telah ditemukan di perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga pukul 11.00 WITA. (*)