Forum organisasi tersebut mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju” dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, politik serta tokoh senior Partai Golkar.

Wali Kota Pagar Alam Sumsel  H. Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha turut menghadiri kegiatan tersebut.

Hadir pula Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie, Ketua DPD Partai Golkar Kota Pagar Alam Efsi, pimpinan sejumlah partai politik di Kota Pagar Alam, OPD terkait, KPU, Bawaslu, para tokoh senior Golkar, serta jajaran pengurus dan kader dari lima kecamatan.

MUSDA VI menjadi forum penting bagi internal Partai Golkar Kota Pagar Alam Sumsel dalam menentukan arah organisasi, sekaligus menetapkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.

Baca Juga:
JBupati Tegal Ingatkan Tujuan Sebenarnya Akreditasi RSUD dr. Soeselo

Dalam forum tersebut, Zifeni Amir ditetapkan secara aklamasi, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Pagar Alam Sumsel untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

Sementara itu, kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam agenda tersebut menjadi bagian dari silaturahmi Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam Sumsel, dengan berbagai elemen politik dan masyarakat di daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa dirinya memiliki pengalaman panjang bersama Partai Golkar.

Selama menjadi kader, ia mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran yang membentuk perjalanan politiknya.

Baca Juga:
Tinjau RT Berkelas Arjowinangun, Wali Kota Malang Apresiasi Panen Lele hingga Sayur Hidroponik

Kak Ludi mengatakan dinamika politik, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi.

Meski terdapat dinamika dan perbedaan posisi politik, komunikasi serta silaturahmi antar-elemen tetap perlu dijaga. “Golkar tetap solid dan selalu di hati. Golkar menjadi garda terdepan mengawal laju pemerintahan Pagar Alam Sumsel,” ujarnya.

Menurut Kak Ludi, perbedaan dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar. Namun, komunikasi yang baik diperlukan agar kebersamaan tetap terjaga dan seluruh elemen dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

MUSDA VI ini sekaligus menjadi momentum bagi kepengurusan baru Partai Golkar Kota Pagar Alam Sumsel untuk melanjutkan agenda organisasi selama lima tahun mendatang.

Dengan ditetapkannya Zifeni Amir sebagai ketua, arah organisasi selanjutnya akan berada di bawah kepemimpinan baru sesuai hasil musyawarah.

Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar komunikasi antara pemerintah daerah, partai politik dan berbagai elemen masyarakat tetap terjalin, dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kota Pagar Alam Sumsel.