KETIK, MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Asyura atau 10 Muharram, Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar santunan kepada 1.500 anak yatim/piatu dan dhuafa pada Kamis, 25 Juni 2026, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yang telah kehilangan orang tua maupun berasal dari keluarga kurang mampu.

Tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura merupakan salah satu hari penting dalam kalender Islam. Salah satu amalan yang dianjurkan pada hari tersebut adalah memberikan santunan kepada anak yatim. Sebagai kampus Islam, UNISMA turut menjalankan anjuran tersebut dengan mengundang 1.500 anak yatim/piatu dan dhuafa.

Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Minhaj Welfare Foundation, sebuah organisasi bantuan kemanusiaan dan kesejahteraan internasional nonpemerintah (NGO). Acara santunan diawali dengan pembacaan istigasah bersama di Gedung Bundar Al-Asy'ari UNISMA.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., memberikan santunan kepada anak yatim/piatu. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen kampus dalam menjalankan anjuran agama sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga:
Cetak Relawan Kemanusiaan, Pramuka Kota Malang Buka Rekrutmen Brigade Penolong

Menurutnya, dalam menjalankan sunah Rasulullah, UNISMA terus berupaya memenuhi berbagai anjuran agama. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan santunan anak yatim dilaksanakan secara mandiri. Namun, pada tahun ini, kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi bersama organisasi kemanusiaan internasional.

"UNISMA berkomitmen untuk senantiasa membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk pada momentum bulan Muharram. Pada Muharram 1448 Hijriah ini, UNISMA kembali menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa," ujar Prof. Junaidi.

"Kalau biasanya santunan ini kami selenggarakan secara mandiri, kali ini kami melaksanakannya secara bersama dan kolaboratif dengan sebuah yayasan internasional, yakni Minhaj Welfare Foundation," imbuhnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk saling mendoakan demi kemajuan UNISMA sebagai kampus yang terus berupaya menjalankan nilai-nilai Islam dan tradisi keagamaan yang diajarkan para ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga:
Before and After: Warga Kota Malang Terima Bantuan Bedah Rumah Pramuka Jatim

Selain itu, kolaborasi bersama Minhaj Welfare Foundation menjadi bentuk nyata upaya UNISMA dalam menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama manusia.

Melalui penyelenggaraan santunan anak yatim ini, UNISMA berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Yayasan UNISMA, Prof. Dr. Ir. H. Agus Sugianto, S.T., M.P., menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan tersebut seluruh cita-cita kampus Islam tersebut dapat terwujud.

Ia juga berharap UNISMA dapat menjadi perguruan tinggi unggul berkelas dunia sekaligus agen perubahan yang terus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Ya Allah, jadikan UNISMA menjadi perguruan tinggi unggul berkelas dunia. Ya Allah, jadikan Universitas Islam Malang ini sebagai kampus yang beridentitas Islam sehingga mampu memberikan perubahan bagi Indonesia dan dunia," tuturnya.

Melalui kegiatan santunan anak yatim/piatu dan dhuafa tersebut, UNISMA berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi agen perubahan bagi Indonesia. (*)