KETIK, SURABAYA – Bagi pencinta Bunga, Pasar Bunga Kayoon di Surabaya menjadi salah satu destinasi ikonik bagi pencinta bunga di Kota Pahlawan. Berlokasi di Jalan Kayoon, kawasan Gubeng, pasar ini dikenal sebagai salah satu sentra penjualan bunga terbesar di Indonesia Timur. Pasar ini mempunyai luas 3.000 M² dan merupakan pusat florist terbesar di Indonesia Timur. 

Lebih dari sekadar pusat perdagangan bunga, pasar ini menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan kawasan Kayoon sejak era kolonial Belanda.

Pasca kemerdekaan, pedagang bunga mulai berjualan pada tahun 1970-an di Jalan Kayoon. Kemudian sejak sekitar tahun 1980-an Kayoon menjadi pasar bunga yang ramai dikunjungi dan menjadi tujuan wisata.

Nama Kayoon berasal dari kawasan elit pada zaman kolonial Belanda yang berada di tepi Sungai Kalimas. Kawasan ini dikenal sebagai daerah yang tertata rapi dengan taman indah di sepanjang Kalimas.

Posisinya yang strategis dan suasana nyaman menjadikan Kayoon sebagai area elite di zamannya, dengan banyak hunian megah menghadap sungai. Setelah kemerdekaan Indonesia, pedagang bunga mulai berjualan di Jalan Kayoon.

Baca Juga:
Miris! Bekas Pasar Bunga Kota Madiun Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

Di sini tidak hanya menyediakan bunga potong, sejumlah florist di Pasar Bunga Kayoon juga menawarkan berbagai kebutuhan dekorasi. Pengunjung dapat menemukan karangan bunga, dekorasi pernikahan, hingga rangkaian bunga tradisional. Beragam pilihan tersebut membuat Pasar Bunga Kayoon dapat menjadi pilihan untuk mencari bunga sebagai hadiah maupun kebutuhan mempercantik ruangan.

Suasana di Pasar Kayoon selalu ramai dan penuh warna. Para penjual ramah, siap membantu memilih bunga terbaik, ditambah dengan aroma bunga semerbak, membuat pengalaman belanja semakin menyenangkan. Di Pasar Kayoon, terdapat berbagai jenis bunga yang jarang ditemukan. (*)

Baca Juga:
Mahasiswi Undika Sulap Pipe Cleaner Jadi Karya Kerajinan Bernilai Ekonomis