KETIK, BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan Daerah mencatatkan lompatan prestasi yang sangat signifikan dalam pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Berdasarkan hasil rapat monitoring dan evaluasi terbaru yang dilaksanakan pada hari Kamis kemarin, Kabupaten Brebes kini berhasil menduduki peringkat 10 besar terbaik di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Capaian ini menjadi pembuktian dari hasil kerja keras seluruh elemen kesehatan di Kabupaten Brebes. Mengingat pada periode sebelumnya, performa keikutsertaan dan cakupan layanan CKG daerah ini sempat terpuruk dan berada di zona merah, tepatnya pada peringkat 5 besar dari bawah se-Jawa Tengah.

Namun, melalui komitmen perbaikan strategi yang agresif, posisi Brebes perlahan merangkak naik secara meyakinkan. Sebelum menyentuh posisi 10 besar pada evaluasi hari Kamis, target cakupan CKG Brebes terlebih dahulu berhasil menembus ranking 20 besar dari atas di tingkat provinsi. 

Tren positif yang terus terjaga ini akhirnya mengantarkan Brebes ke jajaran papan atas daerah dengan pengelolaan program CKG terbaik di Jawa Tengah.

Baca Juga:
Hadapi Tantangan Digital, Serdik Sespimmen Polri Perkuat Kompetensi Menulis Akademik

Diantatanya Puskesmas Jatirokeh yang saat itu berada di peringkat ketiga terbawah. Kepala Puskesmas Jatirokeh Cipto Sudrajat bersama Kasubag TU Wahyuningsih, Sabtu (13/6/2026), mengungkap perubahan drastis capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmasnya merupakan titik balik setelah apel evaluasi Kadinkes Brebes pada awal Mei lalu, yang mengumpulkan 5 puskesmas dengan capaian terendah. 

"Apel tersebut bukan hukuman, tapi evaluasi dan pemetaan masalah yang memicu semangat baru seluruh jajaran puskesmas untuk berbenah dan meningkatkan cakupan CKG," kata Cipto.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr Heru Podmonobo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas-puskesmas di wilayah Brebes yang menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.

Kolaborasi masif, optimalisasi pendataan, serta perluasan jangkauan pemeriksaan ke komunitas dan satuan pendidikan dinilai menjadi faktor utama penentu keberhasilan ini.

Baca Juga:
Tingkatkan Derajat Kesehatan Pekerja, Puskesmas Tanjung Gencarkan Program Nakes Door to Door ke PT BIG

"Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan sinergi tanpa henti. Dari yang awalnya berada di peringkat 5 terbawah, naik ke 20 besar, dan pada evaluasi hari Kamis kemarin kita bersyukur sudah menembus posisi 10 besar se-Jawa Tengah. Penghargaan tinggi untuk seluruh tim kesehatan di lapangan," ujarnya kepada media ini.

Keberhasilan peningkatan peringkat ini juga menjadi kontribusi nyata Kabupaten Brebes dalam menyukseskan program CKG di tingkat regional. 

Diketahui secara nasional, Provinsi Jawa Tengah saat ini menjadi daerah role model dengan tingkat kepesertaan CKG tertinggi di Indonesia.

Melalui pencapaian 10 besar ini, Pemkab Brebes berkomitmen untuk tidak lengah dan akan terus mempertahankan serta meningkatkan mutu layanan deteksi dini kesehatan demi mewujudkan masyarakat Brebes yang lebih sehat dan produktif.(*)