KETIK, SITUBONDO – Komunitas Ibu-Ibu Parahita (IIP) menyalurkan ratusan nasi gulung dan roti secara swadaya untuk mendukung pelaksanaan Haul Masyayikh Nusantara 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Bantuan tersebut disalurkan ke posko-posko konsumsi untuk melayani jemaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia pada Sabtu, 18 Juli 2026 malam.

Komunitas yang sebelumnya dikenal dengan nama Ibu-Ibu Patennang itu kini bertransformasi menjadi Komunitas Ibu-Ibu Parahita yang beranggotakan ratusan perempuan dari 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo.

"IIP kini bertransformasi menjadi organisasi sosial yang aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan," kata Koordinator Ibu-Ibu Parahita, Ayu Riski Nafisah.

Seluruh nasi gulung dan roti yang dibagikan, kata Ayu, merupakan hasil swadaya para anggota sebagai bentuk partisipasi dalam menyukseskan Haul Masyayikh Nusantara.

Baca Juga:
Malam Ini, Jamaah Haul Masyayikh Nusantara Mulai Berdatangan ke Situbondo

"Kami ingin ikut ambil bagian dalam menyukseskan Haul Masyayikh Nusantara. Ratusan nasi gulung dan roti ini merupakan hasil iuran atau swadaya anggota Ibu-Ibu Parahita di 17 kecamatan. Semoga apa yang kami bawa dapat bermanfaat bagi para jemaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia," kata Ayu saat menyalurkan nasi gulung di salah satu posko.

Menurut Ayu, aksi tersebut menjadi wujud komitmen IIP untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.

"Sesuai makna Parahita, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi sesama. Semangat kebersamaan inilah yang ingin kami rawat melalui berbagai kegiatan sosial," ujar Ayu.

Selain mendukung penyelenggaraan Haul Masyayikh Nusantara, lanjut Ayu, IIP juga telah terlibat dalam berbagai kegiatan sosial lainnya di Situbondo.

Baca Juga:
Tekan Angka Kecelakaan Laut, Satpolairud Situbondo Gelar "Ngobar Masir"

"Saya berharap budaya berbagi dan kepedulian yang dilakukan IIP dapat terus tumbuh di tengah masyarakat," pungkasnya.

Haul Masyayikh Nusantara 2026 akan digelar di Alun-Alun Situbondo pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 120.000 jemaah dari berbagai daerah di Indonesia sehingga melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam penyediaan konsumsi dan layanan pendukung.