KETIK, SURABAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur menggelar program "SINERGI" sebagai upaya mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Ujung, Surabaya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Program yang berlangsung pada 3–5 Agustus 2026 ini dilaksanakan secara door-to-door dengan menjangkau para pelaku UMKM di wilayah RW 08, RW 10, dan RW 12.

Melalui program ini, mahasiswa memberikan pendampingan langsung kepada pelaku usaha dalam pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.

Selain itu, mahasiswa membantu pendaftaran lokasi usaha pada Google Business Profile agar UMKM setempat lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan melalui Google Maps.

Pendekatan door-to-door dipilih untuk memberikan pendampingan yang lebih personal dan fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Baca Juga:
Mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jatim Perkuat Branding UMKM Desa Bareng, Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim memberikan edukasi dan pendampingan digital secara door-to-door kepada salah satu pelaku usaha di Kelurahan Ujung. (Foto: Dok. KKN Kelompok 4 Surabaya UPN "Veteran" Jawa Timur)

Selama proses berlangsung, mahasiswa tidak hanya membantu kelengkapan administrasi pendaftaran, tetapi juga mengedukasi warga mengenai manfaat transaksi nontunai serta pentingnya visibilitas usaha di platform digital.

Program "SINERGI" mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM lokal. Kendati belum seluruh pelaku usaha memenuhi persyaratan administrasi atau siap beralih penuh ke sistem digital, pendampingan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya adopsi teknologi sebagai strategi menghadapi perkembangan ekonomi modern.

Melalui program "SINERGI", mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kelurahan Ujung yang terdorong memanfaatkan layanan digital.

Baca Juga:
Update KMP Mutiara Sentosa II, Kepala Basarnas: Posisi Kapal Penyelamat Menuju Surabaya

Pendampingan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal agar dapat tumbuh secara berkelanjutan di era digital.(*)