KETIK, JAKARTA – Program Sekolah Rakyat telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 45 ribu anak di berbagai wilayah Indonesia untuk kembali mengenyam pendidikan.
Seiring perkembangan program tersebut, masyarakat diajak ikut memberikan dukungan dengan mengunjungi sekolah dan berinteraksi langsung dengan para siswa.
Ajakan itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Sabtu, 7 November 2026.
Dalam keterangannya, Teddy menyebutkan sebanyak 265 Sekolah Rakyat kini telah tersebar di 131 kabupaten/kota. Keberadaan sekolah tersebut menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kini lebih dari 45.000 anak kembali bersekolah melalui 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota,” ujar Seskab Teddy.
Baca Juga:
November Ini Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai, Cek PersiapannyaMelalui unggahan tersebut, Teddy mengajak masyarakat memanfaatkan waktu akhir pekan untuk melihat langsung fasilitas pendidikan yang tersedia di Sekolah Rakyat.
“Pada Ngapain aja di akhir pekan Anda? Mampir yuk, melihat langsung tempat adik-adik kita belajar di Sekolah Rakyat!” tulisnya.
Video yang dibagikan memperlihatkan perkembangan fasilitas Sekolah Rakyat di sejumlah wilayah.
Mulai dari ruang belajar, asrama, fasilitas olahraga, hingga berbagai sarana penunjang kegiatan pendidikan dan pengembangan diri siswa.
Baca Juga:
Tanpa Seleksi Lagi, PPPK Paruh Waktu Disiapkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027Menurut Teddy, fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga anak-anak bisa belajar, bermain, dan mengembangkan potensi mereka.
“Dengan ruang belajar yang nyaman, asrama, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya, adik-adik kita dapat belajar, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang baik,” ungkapnya.
Teddy juga mendorong masyarakat tidak sekadar berkunjung, tetapi turut mengambil bagian dalam memberikan dukungan moral kepada para siswa.
Bentuk keterlibatan tersebut bisa dilakukan dengan menghibur, berbagi cerita, hingga membantu kegiatan belajar mengajar.
“Yuk, luangkan waktu untuk mampir, menghibur, mungkin mengajar, berbagi cerita dan keceriaan bersama adik-adik kita di Sekolah Rakyat,” ajaknya.
Ia berharap perhatian dan kebersamaan masyarakat dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Insyaallah, perhatian dan kebersamaan sederhana dari kita dapat menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka,” pungkas Seskab Teddy.(*)