KETIK, MAGETAN – Masalah kemiskinan dan ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemkab Magetan dalam beberapa tahun ke depan. Sebab, dua hal itu menjadi salah satu poin dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Untuk mengurai masalah tersebut bahkan Pemkab Magetan mengumpulkan seluruh Kepala OPD dan BUMD se-Magetan di ruang jamuan Pendapa Surya Graha Rabu (1/11). Dikumpulkannya para pejabat eselon II dan IIIA di dlingkungan Pemkab Magetan juga mengurai arahan Presiden Jokowi yang sebelumnya mengumpulkan 197 pejabat termasuk Pj Bupati Magetan.

Dalam arahan tersebut presiden tak hanya mengampaikan hajatan pemilu tahun 2024, namun peningkatan ekonomi daerah, SDM, Kesehatan, penguatan ketahanan pangan di masyarakat.

‘’Serta pengambilan keputusan yang haruslah responsif, adaptif dan fleksibel,’’ terang PJ Bupati Magetan Hergunadi

Hergunadi mengakui saat ini masalah kemiskinan dan ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi salah satu fokus yang harus diurai di Magetan. " Karena pertumbuhan ekonomi membutuhkan SDM, infrastruktur dan institusi yang bagus. Ketiganya harus seimbang dalam alokasi anggarannya," terangnya.

Baca Juga:
Angka Pengangguran Kabupaten Bandung Turun Signifikan Selama 4 Tahun Terakhir

Pejabat eselon IIA ini menekankan  agar seluruh kepala OPD berorientsi pada hasil dan tak terjebak dalam masalah administrasi. Hal itu diklaim selaras dengan pesan eks Gubernur DKI Jakarta itu. "Jangan terjebak dengan administrasi, yang terpenting orientasikan pada hasil nanti prosedur yang mengikuti," tegasnya

Selain itu Pj Bupati berharappada semua OPD selaku pemangku kebijakan untuk fokus pada proyeksi program nasional yang meliputi pengentasan masalah kemiskinan ekstrem, pengangguran terbuka, investasi dan penanganan stunting. (*)

 

Baca Juga:
Dugaan Penyebab Kebakaran Mobil Elf Rombongan Wisatawan Asal Ponorogo di Jalur Plaosan Usai Liburan di Telaga Sarangan