KETIK, SUMENEP – KH. Kholil Yasin, penceramah ternama asal Bangkalan, menghadiri peringatan Haul ke-49 KH. Khotib bin Abdurrahiem atau yang dikenal sebagai Kiai Anom, pendiri Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat malam, 22 Mei 2026, di halaman pondok pesantren setempat.

Kehadiran mubalig asal Pulau Madura itu sekaligus untuk menghadiri rangkaian haul pendiri Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk dan Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Aengbaja Raja, Bluto.

Salah satu panitia kegiatan, Ustadz Mualwi, mengatakan peringatan haul tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa untuk para ulama pendiri pesantren. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi sarana mengharap keberkahan dari para masyayikh.

“Peringatan Haul Pendiri Pondok Pesantren Tanwirul Hija, Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk, dan Ponpes At-Taufiqiyah Aengbaja Raja ini diprakarsai oleh alumni tiga pesantren tersebut. Hal ini dalam rangka mengharap barokah dari para pendiri tiga pesantren tersebut sehingga para santri dan alumni mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Ustadz Mualwi, Jumat, 22 Mei 2026.

 

Baca Juga:
Kabar Duka, Hj Siti Aisyah Istri Budayawan Sumenep Ibnu Hajar Tutup Usia

KH. Kholil Yasin Muballigh, kondang asal Bangkalan (Foto: panitia for Ketik)

 

Ia menjelaskan, sejumlah pengasuh dan tokoh pesantren dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Dari Ponpes Annuqayah di antaranya KH. Muhsin Amir, KH. Abusiri, KH. Ali Fikri Warits, KH. Halimi Ishomuddin, dan KH. Ainul Yaqin. Sementara dari Ponpes At-Taufiqiyah hadir KH. Imam Hasyim, KH. Qudsi, Lora Izul, serta Lora Azil.

Mualwi berharap momentum haul itu mampu mempererat hubungan silaturahmi antara alumni dengan para pengasuh pesantren. Dengan demikian, para alumni dan santri dapat terus menjaga hubungan batin dengan pesantren serta memperoleh keberkahan ilmu dari para ulama pendiri.

Baca Juga:
Haji Termuda Asal Sumenep Masih 16 Tahun, Berangkat Gantikan Almarhum Ibu

“Kami berharap silaturahim antara alumni dan para pengasuh tiga pesantren terus terjalin sehingga kami mendapatkan barokahnya dan diakui sebagai santrinya,” katanya.

Kegiatan haul tersebut juga didukung KAF Audio Sound System milik Asmoni Meddelen serta grup Al-Banjari MASANUWA Cangkreng yang turut memeriahkan acara.

Panitia pun mengundang masyarakat umum untuk menghadiri kegiatan tersebut. Acara dikemas dalam bentuk pengajian terbuka sehingga warga dapat mengikuti rangkaian haul sekaligus mendengarkan tausiyah dari para ulama yang hadir. (*)