KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok hewan kurban pada momen Hari Raya Iduladha 1447 H aman, sehat dan mencukupi seluruh masyarakat. Hal ini ia sampaikan usai mengikuti Salat Iduladha di Masjid Al Akbar Surabaya pada Rabu, 27 Mei 2026. 

"Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi ini stok hewan kurban di Jawa Timur masih cukup, aman dan sehat," tegasnya saat ditemui awak media.

Kepastian itu disampaikan, setelah Khofifah melakukan kunjungan ke sejumlah daerah dan sentra-sentra penjualan hewan kurban yang diperuntukkan untuk Iduladha.

"Saya juga dapat kabar bahagia, rata-rata mereka (pedagang) penjualannya jauh lebih signifikan dibanding dengan tahun lalu. Artinya bahwa semangat beribadah masyarakat Jawa Timur ini luar biasa," sambungnya.

Penjualan hewan kurban, lanjut Khofifah, juga sangat mudah. Penyebabnya, banyak pedagang menggunakan teknologi, seperti penjualan secara daring sehingga pembeli dengan mudah memilih secara mudah.

Baca Juga:
Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan, Gubernur Khofifah Ungkap Peran Ekosistem Digital

"Peternak-peternak juga banyak di antara mereka menjual secara digital. Jadi digital ekosistem itu sangat membantu bagi peternak maupun bagi pembeli," ungkapnya.

Ia juga berharap pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan Masjid Al Akbar Surabaya pada Kamis, 28 Mei 2026 besok berjalan lancar.

Sementara itu, Khofifah juga melakukan penyerahan secara simbolis sejumlah hewan kurban kepada panitia penyembelihan Masjid Al Akbar Surabaya.

Ia menyerahkan sapi Presiden RI Prabowo Subianto dan sapi miliknya. Acara itu berlangsung di Showcase Wisata Kurban yang terletak di sisi timur masjid. 

Baca Juga:
Presiden Prabowo Kunjungi Prancis, Ini Sejumlah Agenda Strategisnya

Berdasarkan laporan dari Masjid Al Akbar Surabaya, pihaknya pada Iduladha 1447 H/2026 M, menyembelih 23 sapi dan 49 kambing. (*)