KETIK, SURABAYA – BPBD Surabaya memiliki program Sosialisasi Edukasi Bencana Usia Dini (Sina-Sini) sejak tahun 2025. Program ini ditujukan untuk mengenalkan tentang kebencanaan dan pentingnya kesiapsiagaan sejak usia dini. Beberapa sekolah sebelumnya sudah mengunjungi atau dikunjungi oleh Tim BPBD Surabaya.
Dalam kurun waktu 3 hari, mulai 22-24 September 2027, Tim BPBD Surabaya telah mengunjungi berbagai tingkatan sekolah.
Pada 22 September 2026, Tim BPBD memberi edukasi ke SMP Santa Clara Surabaya. Dengan kolaborasi bersama DPKP dan DLH, siswa-siswi SMP Santa Clara menerima materi potensi risiko bencana, langkah penyelamatan yang aman serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Tak hanya itu, mereka juga melakukan simulasi mitigasi bencana.
Sehari setelahnya, pada 23 September 2026, @bpbdsurabaya mengunggah kunjungan TK Khazanah di kantor BPBD Kota Surabaya. Dalam unggahannya, Tim BPBD menuliskan materi yang disampaikan.
Anak-anak langsung dikenalkan peralatan mitigasi untuk mendukung penanganan kegawatdaruratan sekaligus mengenal fungsi dan penggunaannya dalam situasi darurat. Melalui pendekatan yang interaktif dan ramah anak itu, menanamkan budaya sadar bencana sejak dini.
Baca Juga:
Diprediksi Oktober-Desember, BPBD Surabaya Perintahkan Waspada Curah Hujan TinggiDalam unggahan @bpbdsurabaya pada 24 September 2026, BPBD Surabaya kembali menerima kunjungan dari PPT Ceria. Dengan materi yang sama seperti di TK Khazanah, BPBD mengenalkan berbagai peralatan penanganan bencana dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mencobanya. Di akhir video, anak-anak juga diperkenalkan dengan cara penanganan jika terkena gigitan ular.
Kunjungan Sosialisasi Edukasi Bencana Sejak Dini (Sina-Sini) masih menjadi program berkelanjutan, sesuai dengan tujuan utamanya.
Tim BPBD Surabaya akan mengenalkan cara-cara penanganan bencana sejak usia dini. Tak hanya itu, pendekatan yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak juga dipertahankan agar kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. (*)