KETIK, TANGERANG
– Kenaikan harga BBM jenis Pertamax RON 92 dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter berdampak signifikan terhadap penjualan bensin eceran di sejumlah toko kelontong di Tangerang.
Moh. Zuhri, salah seorang penjual bensin eceran, mengaku jumlah pembeli mengalami penurunan drastis sejak harga Pertamax mengalami kenaikan.
Jika sebelumnya dalam sehari ia bisa melayani sekitar 30 pembeli atau menjual hingga 30 liter bensin, kini jumlah pembeli jauh berkurang.
"Hingga pukul 11.12 siang hari ini, baru ada tiga orang yang membeli Pertamax di toko saya," ujar Zuhri kepada Ketik.com.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli bahan bakar. Kondisi ini turut memengaruhi pendapatan para pedagang bensin eceran yang mengandalkan penjualan harian.
Selain faktor kenaikan harga, Zuhri juga mengaku tidak lagi menjual Pertalite. Hal itu karena adanya pembatasan pembelian bensin eceran di SPBU yang membuat dirinya kesulitan mendapatkan pasokan Pertalite untuk dijual kembali.
Saat ini, Pertamax yang dijual di tokonya dibanderol Rp19.000 per liter. Sebelum terjadi kenaikan harga BBM, ia menjual bensin tersebut dengan harga Rp16.250 per liter.
Zuhri berharap kondisi penjualan dapat kembali membaik. Namun, ia menyadari tingginya harga BBM menjadi salah satu faktor utama yang membuat minat masyarakat membeli bensin eceran terus menurun.
"Kenaikan harga ini memang sangat terasa dampaknya bagi penjual maupun pembeli," katanya.
Sementara itu, Musa warga yang biasa menggunakan Pertamax Ron 92, mengaku akan beralih ke Pertalite. Sebab dengan harga Rp 16.250 per liter mengaku tidak sanggup lagi.
"Saya ke kantor membutuhkan waktu jarak tempuh 40 menitan. Saya setiap hari beli bensin Rp 20 ribu," katanya.
"Jika saat ini naik Rp 16.250 ribu per liter, maka berapa uang yang saya harus keluarkan?, apalagi saat ini kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Musa, dengan terpaksa motor Vario 125-nya menggunakan bahan bakar pertalite. "Sebenarnya brebet mas, tapi gimana lagi?, harganya raumum," pungkasnya. (*)
Kenaikan Harga Pertamax Picu Penurunan Pembeli Bensin Eceran di Tangerang
10 Jun 2026 • 14:20
Salah satu penjual bensin eceran di salah satu toko kelontong. (Foto: Hanif/Ketik.com)
Tags:
Harga BBM Naik Pertamax Ron 92 Pembeli Menurun Penjual Resah
Berita Lainnya oleh Hanifuddin Musa