KETIK, LAMONGAN – Bangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di kawasan Tumenggungan Baru, Lamongan, mendadak viral di media sosial karena lokasinya yang berdiri tepat di dekat area tempat pemakaman umum (TPU).
Video dan foto gerai koperasi yang berdampingan dengan makam ramai diperbincangkan warganet.
Banyak yang menilai suasana di lokasi terlihat angker dan menyeramkan, terutama saat malam hari atau malam Jumat.
Namun anggapan tersebut justru berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.
Warga sekitar mengaku tidak merasa takut, bahkan senang karena kawasan yang sebelumnya sepi kini menjadi lebih ramai dan terang.
Baca Juga:
Alun-alun Pacitan Padat Selama Porseni, Pedagang Akui Omzet MelonjakSamsuri, juru kunci Makam Tumenggungan yang telah hampir sembilan tahun menjaga area tersebut, mengatakan warga sekitar sudah terbiasa dengan keberadaan makam sehingga tidak menganggap lokasi itu menyeramkan.
“Tanggapan saya ya biasa-biasa aja. Kalau malam itu ya kelihatannya terang. Bagi orang lain itu kelihatannya seram, tapi orang sini itu biasa,” kata Samsuri, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurutnya, sejak adanya pembangunan KDMP, aktivitas masyarakat di sekitar area makam meningkat cukup signifikan. Bahkan saat malam hari, kawasan tersebut kini sering dipenuhi anak-anak yang bermain.
“Malah kalau malam itu buat mainan anak-anak kecil,” imbuhnya.
Baca Juga:
KDKMP Resmi Diluncurkan, Pemdes Sambiroto Bojonegoro Siap Perkuat Ekonomi DesaRamainya aktivitas warga di sekitar lokasi membuat suasana kawasan makam berubah total dibanding sebelumnya.
Jika dulu identik dengan suasana sunyi, kini area tersebut justru tampak lebih hidup hingga malam hari.
Tak hanya membuat lingkungan lebih ramai dan terang, keberadaan KDMP juga mulai memberi harapan baru bagi perekonomian warga sekitar.
Di lahan dekat makam, warga kini mulai mengembangkan budidaya melon yang nantinya direncanakan menjadi salah satu komoditas pemasok untuk koperasi.
“Rencana besok kita jual ke koperasi kalau sudah buka. Harapan saya masyarakat wilayah Tumenggungan Baru bisa belanja dengan lancar dan baik,” ujar Samsuri.
Dampak positif juga dirasakan para pelaku UMKM di sekitar lokasi. Heni, pemilik warung makanan dan minuman yang berada tepat di samping bangunan koperasi, mengaku tidak khawatir usahanya tersaingi.
Menurutnya, kehadiran koperasi justru memudahkan dirinya mendapatkan bahan baku dengan harga yang lebih murah dan efisien.
“Kalau bahan-bahannya lebih murah kan saya pasti beli di koperasi itu. Lebih efisien waktu juga,” kata Heni.
Ia berharap gerai KDMP tersebut dapat menjadi pusat perputaran ekonomi baru sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Mungkin kalau ada lowongan, bisa aja dari warga sini yang bekerja di situ,” pungkasnya.
Meski viral karena lokasinya yang berada di dekat makam, warga sekitar justru menilai keberadaan KDMP membawa dampak positif dan menghidupkan kawasan Tumenggungan Baru yang sebelumnya cenderung sepi.(*)