KETIK, PALEMBANG – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalap kawasan hutan gelam gambut yang berjarak hanya sekitar 3 kilometer dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin, 5 Oktober 2026.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut berada di wilayah perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, tepatnya di Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa.
Peristiwa ini langsung direspons cepat oleh tim Manggala Agni Daops Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba) untuk menyelamatkan pemukiman warga terdekat dari ancaman kobaran api.
Sebanyak delapan personel Manggala Agni diterjunkan ke lokasi. Tim harus menerobos ketatnya area semak belukar dan lahan gambut kering untuk menemukan sumber air demi memadamkan api yang berkobar hingga ketinggian 3 meter.
"Kami membawa selang sepanjang kurang lebih 300 meter untuk memadamkan api. Kondisi lahan gambut di sini sangat kering," ujar Adi Sopian, salah satu anggota Manggala Agni di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Upacara HUT Ke-81 TNI di Palembang Diselimuti Kabut Asap KarhutlaBerkat perjuangan keras personel di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu sekitar dua jam.
Pihak Manggala Agni memastikan akan terus bersiaga di kawasan rawan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru yang dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun operasional penerbangan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran tersebut masih belum diketahui.(*)