KETIK, JEMBER – PT KAI (Persero) Daop 9 Jember memberikan dukungan transportasi bagi peserta Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026. Perusahaan menyiapkan delapan kereta kelas eksekutif untuk mengangkut rombongan peserta dari Jember menuju Stasiun Tanggul.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi PT KAI dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam penyelenggaraan Tajemtra 2026. KAI memberikan fasilitas perjalanan bagi peserta yang akan menuju titik awal gerak jalan di Kecamatan Tanggul.
Deputi Vice President PT KAI Daop 9 Jember Dwi Sulistyono mengatakan pihaknya bangga dapat terlibat dalam kegiatan tahunan masyarakat Jember tersebut.
"Kami sangat bangga bisa berpartisipasi di acara event tahunan hari ini, dan semoga ke depan kita dengan Bapak Bupati berjalan lancar," kata Dwi, saat mendampingi Bupati Jember, Muhammad Fawait dan jajaran terkait, melepas rombongan peserta Tajemtra 2026 yang berangkat menggunakan kereta api dari Stasiun Jember, Sabtu, 5 September 2026.
KAI tidak hanya menyiapkan rangkaian kereta, tetapi juga menyediakan ratusan kursi bagi peserta. Dari fasilitas yang disiapkan, sebanyak 400 kursi telah terjual habis atau sold out.
Baca Juga:
Tajemtra 2026 Pecahkan Rekor, 25.613 Peserta Ikut Gerak Jalan Tanggul-JemberKondisi tersebut menunjukkan tingginya minat peserta untuk menggunakan transportasi kereta api dalam mengikuti Tajemtra. Peserta dapat memanfaatkan moda transportasi tersebut untuk mencapai Stasiun Tanggul sebelum melanjutkan perjalanan melalui rute gerak jalan menuju Jember.
Delapan Kereta Disiapkan untuk Peserta
Dwi menjelaskan, KAI menyiapkan delapan kereta kelas eksekutif untuk mendukung mobilitas peserta Tajemtra. Fasilitas tersebut memberikan alternatif perjalanan bagi peserta yang ingin menuju lokasi awal kegiatan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Baca Juga:
Perubahan APBD Jember 2026 Difokuskan untuk Pengentasan KemiskinanKAI melihat keterlibatan dalam Tajemtra bukan hanya sebagai dukungan terhadap sebuah agenda tahunan. Perusahaan juga memandang kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk ikut memperkenalkan Kabupaten Jember kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kami bangga bisa berpartisipasi dalam memasarkan Jember ke dunia luar lewat kereta api, tentunya perjalanan lebih cepat, mudah, tidak perlu antri BBM," tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa KAI melihat kegiatan Tajemtra memiliki potensi promosi daerah. Kehadiran kereta api dalam rangkaian kegiatan dapat memperkenalkan Jember sekaligus menunjukkan kemudahan akses transportasi menuju daerah tersebut.
Dukungan transportasi juga membantu menghubungkan titik keberangkatan peserta dengan lokasi awal Tajemtra. Setelah tiba di Stasiun Tanggul, peserta dapat mengikuti perjalanan sepanjang sekitar 30 kilometer menuju Alun-Alun Jember.
Kolaborasi Pemkab Jember dan KAI
Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi dukungan PT KAI dalam penyelenggaraan Tajemtra 2026. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan KAI dapat terus ditingkatkan untuk mendukung kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jember.
"Mudah-mudahan ini bagian dari kebanggaan Kabupaten Jember. Kolaborasi antara Pemkab dan PT KAI bisa lebih baik lagi ke depan," kata dia, di Stasiun KAI Daop 9 Jember, Sabtu (5/9/2026).
Fawait menyampaikan apresiasi tersebut saat melepas rombongan peserta Tajemtra yang menggunakan kereta api menuju Stasiun Tanggul.
Bagi pemerintah daerah, dukungan transportasi seperti yang diberikan KAI menjadi bagian dari kolaborasi antarlembaga. Pemerintah dapat menggelar kegiatan masyarakat dengan dukungan berbagai pihak, sedangkan KAI turut berkontribusi melalui layanan transportasi yang dimilikinya.
Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bahwa Tajemtra tidak hanya melibatkan peserta dari masyarakat umum. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai institusi dan kelompok, termasuk BUMN seperti PT KAI.
Tajemtra 2026 Catat Rekor Peserta
Dukungan KAI berlangsung ketika Tajemtra 2026 mencatat rekor jumlah peserta. Pada pelaksanaan ke-49 tahun ini, sebanyak 25.613 orang tercatat mengikuti kegiatan tersebut.
Jumlah tersebut menjadi angka peserta tertinggi dalam sejarah Tajemtra dan sekaligus menjadi jumlah pendaftar terbanyak sejak rangkaian pelaksanaan yang tercatat mulai 2015.
Tajemtra sendiri telah berlangsung sejak 1977. Tradisi tersebut mengajak peserta menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul menuju Alun-Alun Jember.
Tingginya jumlah peserta membuat kebutuhan mobilitas menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Tajemtra. Dalam konteks itulah dukungan KAI melalui delapan kereta kelas eksekutif dan 400 kursi yang seluruhnya sold out menjadi bagian dari fasilitas transportasi peserta.
Dengan dukungan tersebut, KAI tidak hanya membantu mobilitas peserta menuju Tanggul, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam pelestarian kegiatan tahunan yang telah menjadi salah satu tradisi masyarakat Jember.
Pada saat yang sama, rekor 25.613 peserta menunjukkan bahwa Tajemtra 2026 mendapat antusiasme sangat tinggi dari masyarakat. Bupati Muhammad Fawait bahkan optimistis jumlah peserta masih dapat bertambah dan menembus 26.000 orang karena masih ada masyarakat yang mendaftar menjelang pelaksanaan kegiatan. (*)