KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengagumi sosok ulama besar Syaikhona Muhammad Kholil yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah islam di Indonesia. Bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, kedua pemimpin Jatim itu berziarah ke makam ulama besar Syaikhona Muhammad Kholil di Bangkalan. Hal itu juga dalam rangka menyambut peringatan Haul Satu Abad wafatnya Syaikhona Kholil.

“Beliau adalah ulama besar yang menginspirasi lahirnya jam’iyah terbesar di dunia, dan pusat persemaian perjuangannya ada di Bangkalan. Ini merupakan kebanggaan dan sumber inspirasi besar bagi masyarakat Bangkalan dan Madura,” ujar Khofifah, Jumat, 11 April 2025.

Khofifah juga mengungkapkan, dalam proses pendirian Nahdlatul Ulama (NU), Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari meminta restu kepada Syaikhona Kholil hingga tiga kali. Setelah itu, barulah beliau menerima isyarat berupa surat yang dimasukkan dalam tongkat yang dikirimkan melalui KH. As’ad Syamsul Arifin. Surat dalam tongkat tersebut menjadi simbol restu dan isyarat dimulainya pendirian Nahdlatul Ulama.

“Seringkali yang dikenal hanya pendirinya, padahal semangat dan inspirasi besar di balik berdirinya NU berasal dari Syaikhona Kholil,” ungkapnya.

Khofifah menekankan bahwa peringatan haul ini merupakan momen penting untuk meneladani perjuangan Syaikhona Kholil dalam menyiarkan Islam yang damai, inklusif, dan menyejukkan. Ia berharap masyarakat dapat merefleksikan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin yang diajarkan beliau sepanjang hidupnya.

“Di tengah tantangan zaman, kita sangat membutuhkan keteladanan seperti beliau. Mulai keikhlasan, kebijaksanaan, dan keberanian dalam menyampaikan kebenaran,” tutur Khofifah. (*)

Baca Juga:
Kado Hari Kartini dari Khofifah, Ratusan Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan Terima Bantuan Modal
Baca Juga:
Semangat Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis dan Paket Sembako Kepada Ojol di Kota Malang