KETIK, MALANG – Menjelang agenda akbar lima tahunan, pimpinan tertinggi Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), Eko Sopianto kedapatan turun gunung ke Malang, Jawa Timur. Kedatangan Ketum Eko sontak menimbulkan pertanyaan, mengingat Musyawarah Besar (Mubes) ke-6 Pujakesuma akan segera dilaksanakan pada 10-12 Juni 2026 di Jakarta. 

Saat dikonfirmasi, Eko mengungkapkan bahwa ada langkah strategis yang sedang ia rencanakan. Langkah tersebut untuk memperkuat barisan internal organisasi yang selama ini dikenal mendukung program strategis Prabowo Subianto. 

"Agenda 5 tahunan yang paling besar di Pujakesuma adalah Musyawarah Besar, tahun ini yang ke-6. Sekaligus kita memperingati hari ulang tahun Pujakesuma yang ke-46 yang rencananya akan dibuat di Jakarta pada tanggal 10, 11, 12 Juli 2026," ujarnya, 8 Juni 2026.

Eko menimbang, posisi DPW Pujakesuma di Jawa Timur cukup strategis dalam mendukung Mubes ke-6 nanti. Untuk itu ia mengumpulkan perwakilan anggota Pujakesuma yang ada di Malang untuk konsolidasi. 

"Jadi ke Jatim ini dalam rangka konsolidasi dan silaturahmi sama para pengurus Pujakesuma DPW Jatim yang selama ini giatnya nampaknya masih sedikit-sedikit, belum optimal," lanjutnya. 

Baca Juga:
Mubes ke-6 Digelar Juli 2026 di Jakarta, Ini Kata Ketum Pujakesuma

Mubes ke-6 Pujakesuma nanti menjadi cukup istimewa dengan rencana kehadiran Presiden Prabowo. Bahkan Eko menangkap sinyal politik cukup kuat dengan dukungan sejumlah tokoh daerah hingga nasional yang memberi dukungan kepadanya untuk kembali menakhodai Pujakesuma. 

Kendati demikian Eko menegaskan bahwa misi besar Pujakesuma bukanlah mengejar jabatan tinggi. Pujakesuma menjadi wadah untuk membangun modal keguyuban, persatuan warga perantauan yang dulu berasal dari Jawa. 

"Tujuan utamanya adalah guyub, rukun, regeng, dan rumekso. Itulah falsafah Pujakesuma dari dulu sampai sekarang. Pujakesuma ada di tengah-tengah adat Sumatera dan Jawa, jadi kita menyatukan," tegas pria asal Medan itu. 

Menurut Eko, esensi dari Pujakesuma telah berkembang menjadi wadah berkumpulnya anak-anak kelahiran Sumatra yang berkiprah di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini jaringan organisasi telah terbentuk di berbagai pulau besar, dan akan menyasar persebaran yang lebih luas di wilayah Maluku serta Papua.(*)

Baca Juga:
Kangen Gatot dan Tiwul, Sisi Humanis Ketum Pujakesuma Eko Sopianto di Sela Agenda Padatnya