KETIK, SURABAYA – Menyambut Iduladha 2026, RPH Surabaya kembali menggelar program edukasi untuk masyarakat melalui kegiatan “Madrasah Asah” yang bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur Kota Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengasah pisau sembelih sesuai syariat.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho, menyebut program ini menjadi bagian dari persiapan Iduladha sekaligus upaya memperbaiki kualitas penyembelihan hewan kurban. Ia menjelaskan, pelatihan ini merupakan kali kedua digelar.
Fokusnya adalah memberi pemahaman kepada takmir masjid dan panitia kurban terkait standar ketajaman pisau yang sesuai tuntunan agama.
“Madrasah Asah ini merupakan kegiatan kedua yang kami selenggarakan Bersama Julea. Tahin ini kami hadirkan kembali untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya takmir masjid dan panitia kurban, terkait standar ketajaman pisau sesuai syariat,” ujarnya pada Jumat, 24 April 2026.
Baca Juga:
10 Tim Dance SMP Bersaing Tunjukkan yang Terbaik, Pemenang Berangkat ke MalaysiaFajar menegaskan, ketajaman pisau bukan sekadar aspek teknis, tetapi juga bagian dari ajaran Islam agar hewan tidak mengalami penderitaan berlebih. Peserta akan dibekali materi mulai dari fiqih asah bilah, jenis pisau, teknik pengasahan, hingga praktik langsung bersama mentor dari Juleha.
Selain itu, peserta juga akan menguji hasil asahan menggunakan teknologi seperti mesin microscope automatic dan alat uji ketajaman digital. Menurutnya, ketajaman pisau memiliki standar tertentu sehingga perlu dipelajari secara benar, tidak hanya secara teori tetapi juga praktik dan evaluasi.
“Menentukan ketajaman pisau itu tidak bisa sembarangan, ada tekniknya, ada standarnya. Karena itu peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga praktik langsung dan dievaluasi hasilnya,” tambah Fajar.
Madrasah Asah dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB di RPH Surabaya, Jalan Pegirian No. 256. Peserta cukup memberikan infak pendaftaran sebesar Rp150.000 dan akan mendapatkan fasilitas seperti piagam, kaos, makan siang, serta materi pelatihan. Kegiatan ini juga dilengkapi bazar peralatan sembelih.
Baca Juga:
Ongkos Kecil Berdampak Besar! Dulu Ragu, Kini Jadi Rutinitas Pulang-Pergi KuliahKuota peserta dibatasi 25 orang. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Ustadz Agah Sya’ban melalui nomor telepon 081332219766. Fajar berharap masyarakat memanfaatkan program ini sebagai bagian dari upaya menjalankan syariat secara lebih baik dan profesional.
“Kami berharao masyarakat Surabaya bisa memanfaatkan Madrasah Asah ini dengan baik. Karena ini bukan hanya soal teknis mengasah pisau, tapi juga bagian dari upaya kita menjalankan syariat dengan lebih baik dan profesional,” pungkas Fajar. (*)